Fujifilm X-Half, Kamera Imut Bernuansa Retro yang Bikin Fotografi Makin Seru

Fujifilm X-Half
Sumber :
  • Techradar

VIVA BANTEN Fujifilm kembali memikat para penggemar fotografi dengan X-Half, kamera mungil yang menyimpan kejutan besar. 

img_title Samsung UK Tebar Cashback hingga Rp7,1 Juta, Galaxy Z Fold7 Dapat Bonus Terbesar, Cek Daftar Lengkapnya

Meski tampilannya terkesan sederhana, kamera ini menyajikan pengalaman unik berkat fitur mode rol film yang mampu menghidupkan kembali nuansa fotografi analog dalam format digital.

Dikenal dengan desain retro dan sentuhan klasik, X-Half memang bukan kamera saku paling canggih di pasaran. 

img_title Harga Selangit Motorola Razr Fold Jadi Biang Keladi, Ponsel Lipat Ini Masih Punya Harapan

Namun, karakter dan nuansa nostalgia yang dibawanya sukses mencuri perhatian banyak kalangan, terutama mereka yang rindu masa kejayaan fotografi film.

Salah satu daya tarik utama X-Half adalah mode rol film-nya. Fitur ini memungkinkan pengguna merasakan sensasi memotret layaknya menggunakan kamera analog setengah bingkai. 

img_title Spesifikasi OnePlus Nord 6, HP Midrange Rasa Flagship dengan Layar 165Hz dan Baterai Raksasa 9000mAh

Saat digunakan, fitur ini memberi efek visual yang seolah-olah kita sedang menyusun setiap jepretan ke dalam gulungan film seperti era 90-an.

Pengalaman menggunakan mode ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuat proses memotret terasa lebih bermakna. 

Banyak pengguna, menyebutnya sebagai salah satu fitur kamera paling manis yang pernah mereka coba dalam beberapa tahun terakhir, dikutip Minggu, 29 Juni 2025.

Kamera Fujifilm X-Half

Photo :
  • Techradar

Fujifilm sudah lama dikenal sebagai produsen film 35mm dengan reputasi kuat. Ketika mereka masuk ke dunia digital, inovasi simulasi film menjadi terobosan penting. Dengan fitur ini, pengguna dapat memilih tampilan warna dan tekstur khas dari berbagai jenis film klasik langsung dari kamera.

X-Half mendukung hingga 20 jenis simulasi film digital, termasuk nama-nama ikonik seperti Velvia untuk warna cerah, Provia sebagai standar keseimbangan, dan Acros untuk nuansa monokrom. Tak hanya itu, pengguna juga bisa mengatur dan menyimpan “resep” simulasi film sendiri agar hasil foto lebih personal dan otentik.

Meski memiliki fitur menarik, X-Half tetap menuai kritik soal harga. Sebagian warganet di TikTok menganggap kamera ini tak lebih dari “kamera plastik mahal.” Harga peluncuran X-Half mencapai sekitar Rp13,7 juta, meskipun kini harganya telah turun menjadi sekitar Rp11,3 juta.

Namun bagi sebagian pengguna, nilai yang ditawarkan kamera ini tak sekadar soal spesifikasi. Pengalaman emosional, kenyamanan penggunaan, dan tampilan retro jadi alasan utama mereka memilih X-Half, bukan sekadar angka megapiksel atau fitur teknis.

Halaman Selanjutnya
img_title