Terbaru, Ikon Baterai Baru Samsung Dikritik, Apple Dianggap Lebih Unggul dengan Desain Realistisnya
- Techradar
VIVA BANTEN – Samsung baru saja meluncurkan pembaruan antarmuka One UI 7. Perubahan besar ini menghadirkan tampilan baru, termasuk desain ikon, font, hingga skema warna. Namun, satu elemen visual justru memicu kebingungan, ikon baterai.
Ikon baru ini muncul dalam bentuk oval besar dengan angka di tengahnya. Tanpa simbol baterai atau indikator visual khas, banyak pengguna merasa kesulitan mengenalinya. Salah satunya adalah Ruth Hamilton, editor TechRadar, yang mengaku sempat tak tahu ikon apa yang muncul di pojok kanan atas layar Galaxy A54 miliknya.
Saya kira itu notifikasi pesan. Ada angka 45 di dalam bentuk aneh. Saya bahkan tidak tahu itu baterai.
Perubahan ini memang bagian dari upaya Samsung menyegarkan tampilan antarmuka. Tapi alih-alih dianggap inovatif, ikon baterai tersebut justru menuai kritik.
Bentuknya yang lebih bulat dan minim detail visual dinilai terlalu jauh dari desain lama yang menyerupai baterai konvensional.
Saya hanya menyadari itu indikator baterai karena letaknya di pojok kanan atas, kata seorang reviewer yang biasa mengulas ponsel pintar.
Samsung
- Techradar
Hal ini menunjukkan betapa tidak intuitifnya desain baru tersebut, bahkan bagi pengguna berpengalaman.
Di saat Samsung mendapat kritik, Apple justru dipuji karena memilih pendekatan sebaliknya. Melalui iOS 26, iPadOS 26, dan macOS 26, Apple mengusung gaya desain Liquid Glass yang kembali ke konsep skeuomorphism desain digital yang meniru benda nyata.
Apple tetap mempertahankan ikon baterai bergaya piktografik yang mudah dikenali. Meski tampilan antarmukanya modern dan transparan, elemen-elemen kunci masih bisa langsung dimengerti pengguna biasa.
Keputusan ini dinilai sebagai langkah cerdas. Meski teknologi terus berkembang dan mendorong batas kreativitas desain, tetap ada kebutuhan untuk menjaga keakraban dan kejelasan simbol-simbol penting. Ikon baterai adalah contoh klasik fungsi dasar yang harus bisa dikenali dalam satu pandangan.
Kritik terhadap ikon baterai Samsung menggarisbawahi pentingnya desain antarmuka yang berpihak pada pengguna. Desain yang terlalu abstrak bisa jadi menarik secara visual, tapi berisiko menghambat pengalaman pengguna.
Banyak orang tidak menyadari inspirasi di balik ikon-ikon digital. Misalnya, simbol jeda berasal dari tanda baca dalam puisi. Tapi berapa banyak pengguna yang tahu itu?