HUAWEI Pura 80 Ultra dan Pro+ Resmi Dirilis, Revolusi Kamera Telefoto dan Performa Unggulan di Kelas Premium
- Gizmochina
VIVA BANTEN – HUAWEI kembali membuat gebrakan di dunia smartphone flagship dengan merilis Pura 80 Ultra dan Pro+. Perangkat ini mengusung teknologi kamera paling inovatif tahun ini, termasuk sistem telefoto yang diklaim sebagai salah satu yang tercanggih di dunia.
Khusus seri Ultra, HUAWEI memperkenalkan teknologi Lensa Tele Switchable, yang memungkinkan satu sensor digunakan untuk dua panjang fokus berbeda.
Fitur ini menjadi sorotan utama dalam peluncuran yang berlangsung di Tiongkok belum lama ini.
Pura 80 Ultra tak lagi menggunakan sistem lensa tarik seperti seri Pura 70 Ultra. Sebagai gantinya, HUAWEI menanamkan dua lensa tetap dalam satu sensor, masing-masing dengan panjang fokus berbeda: 3,7x dan 10x.
Sebuah prisma yang dapat bergerak menjadi kunci teknologi ini. Saat pengguna beralih dari 10x ke 3,7x, prisma akan bergeser secara otomatis ke lensa kedua. Dengan cara ini, HUAWEI tidak hanya menghemat ruang internal, tetapi juga meningkatkan kualitas foto.
Kualitas gambar lebih tajam dibandingkan lensa zoom biasa karena tidak ada distorsi yang biasanya terjadi pada lensa yang bergerak secara mekanik. Pendekatan ini menyaingi teknologi Sony, yang sebelumnya dikenal dengan zoom optik 85-170mm.
Selain lensa telefoto ganda, HUAWEI juga menyematkan sensor utama satu inci buatan lokal. Meski lensa tarik sudah dihilangkan, aperture variabel tetap dipertahankan. Rentang dinamis pun ditingkatkan, memungkinkan pengguna mengambil foto berkualitas tinggi dalam berbagai kondisi cahaya.
Versi Pro+ membawa spesifikasi kamera kelas atas, meski tidak menggunakan teknologi telefoto ganda seperti versi Ultra. Namun, perbedaan utama di antara keduanya hanya terletak pada kamera. Performa lainnya tetap setara.
Secara desain, seri Pura 80 mempertahankan bentuk yang mirip dengan pendahulunya. Modul kamera masih berada di pojok kiri atas, namun kini lebih besar. Desain bodi melengkung membuatnya nyaman digenggam.
Unit yang diuji adalah versi warna hitam mengilap dengan lapisan keramik, tampak seperti cermin saat dilihat. Sensor sidik jari kini dipindahkan ke tombol daya, menggantikan posisi sebelumnya di bawah layar. Perubahan ini memicu pro dan kontra di kalangan pengguna.