Snapdragon X2 Elite, Chipset 18 Inti dan RAM 64GB Bakal Guncang Pasar PC Windows ARM
- Gizmochina
VIVA BANTEN – Qualcomm tengah mempersiapkan generasi terbaru chipset Snapdragon X2 Elite, yang diperkirakan akan mengubah lanskap pasar PC berbasis ARM.
Chipset ini, dengan nomor model SC8480XP dan nama kode "Project Glymur", dirancang untuk menghadirkan performa tinggi pada perangkat desktop dan laptop premium.
Snapdragon X2 Elite akan hadir dengan 18 inti prosesor berbasis arsitektur Oryon V3, yang merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya yang hanya memiliki 12 inti.
Informasi ini diperoleh dari dokumen yang bocor melalui WinFuture.
Peningkatan jumlah inti ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan komputasi intensif, seperti aplikasi AI dan pengolahan data besar.
Desain System-in-Package (SiP)
Salah satu inovasi utama dalam Snapdragon X2 Elite adalah penggunaan desain System-in-Package (SiP). Desain ini mengintegrasikan CPU, RAM, dan penyimpanan dalam satu paket, memungkinkan komunikasi antar komponen yang lebih cepat dan efisien.
Konfigurasi uji coba yang terungkap mencakup 48GB RAM SK Hynix dan penyimpanan SSD 1TB, yang menunjukkan kemampuan chipset ini dalam menangani beban kerja berat .
Berbeda dengan generasi sebelumnya, Snapdragon X2 Elite dirancang untuk mendukung penggunaan kartu grafis eksternal.
Hal ini membuka peluang bagi chipset ini untuk digunakan dalam desktop dan laptop gaming, serta aplikasi profesional yang memerlukan kinerja grafis tinggi.
Dukungan ini juga menunjukkan bahwa Qualcomm berambisi untuk bersaing di pasar PC high-end yang sebelumnya didominasi oleh Intel dan AMD
Untuk menjaga suhu operasional chipset, Qualcomm menguji Snapdragon X2 Elite dengan sistem pendinginan cair All-in-One (AIO) yang dilengkapi radiator 120mm. Pendekatan ini menunjukkan bahwa chipset ini dirancang untuk digunakan dalam lingkungan desktop yang memerlukan manajemen termal yang lebih baik.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa Snapdragon X2 Elite mungkin akan dipasarkan dengan nama "Snapdragon X2 Ultra Premium".
Branding ini mencerminkan posisi chipset sebagai solusi high-end untuk perangkat Windows berbasis ARM. Namun, Qualcomm belum mengonfirmasi nama resmi untuk chipset ini.
Meskipun Snapdragon X2 Elite menawarkan spesifikasi yang menjanjikan, Qualcomm menghadapi tantangan dalam hal kompatibilitas perangkat lunak dan adopsi pasar. Perangkat berbasis ARM sebelumnya menghadapi kesulitan dalam menjalankan aplikasi x86 secara native.