Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
- Istimewa.
Fashion Show dari Limbah di Alun-alun Kota Cilegon.
- Istimewa.
“Pembangunan di Kota Cilegon tidak luput dari persatuan dan kerja keras para perempuan. Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pemberdayaan perempuan dapat berjalan. Kekuatan perempuan tidak bisa dianggap remeh dan Kota Cilegon masih sangat membutuhkan kontribusi serta peran perempuan dalam berbagai aspek pembangunan,” ujarnya.
Fajar berharap Gebyar Bakti Wanita Nusantara tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang dilaksanakan dalam satu hari, tetapi dapat menjadi awal dari gerakan pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Saya berharap agenda hari ini tidak hanya menjadi festival satu hari semata. Pemberdayaan seperti ini harus dilakukan dalam jangka panjang. Seperti tema kegiatan, ‘Bersatu dalam Kebersamaan, Berdaya dalam Karya’, semangat tersebut harus diterapkan tidak hanya dalam kegiatan ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus terus bersatu dan terus berkarya,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi kreativitas peserta yang mampu mengolah bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi karya fesyen yang menarik dan bernilai ekonomi.
“Dari bahan limbah dapat menjadi karya yang bermanfaat dan dipertontonkan. Ini menunjukkan bahwa dengan pola pikir kreatif, sesuatu yang awalnya dianggap sebagai masalah dapat diolah menjadi peluang dan karya yang lebih bernilai,” katanya.
Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh pihak, bukan hanya keberhasilan seorang pemimpin.
“Keberhasilan sebuah acara bukan hanya karena pemimpinnya, tetapi karena adanya tim yang hebat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, kebersamaan, dan semangat saling bahu-membahu dapat menghasilkan dampak yang positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua GOW Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan sesuai harapan. Ia menyebut, sejak pagi kegiatan tersebut telah dihadiri sekitar 1.500 masyarakat dan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi pelaku UMKM.
“Alhamdulillah agenda hari ini berjalan sesuai dengan harapan kami, tentunya bermanfaat dan berdampak. Kami juga tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Sejak pagi sudah sekitar 1.500 orang hadir dan perputaran ekonomi juga luar biasa. Sebanyak 300 voucher untuk UMKM yang kami sediakan seluruhnya habis digunakan,” ujarnya.