Jangan Sampai Salah Pilih, Ini 4 Ciri Fisik Kambing yang Tak Sah untuk Kurban Idul Adha 2025
- Freepik
VIVA BANTEN – Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Idul Adha 1446 Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Umat Islam di seluruh Indonesia bersiap menyambut hari besar ini dengan melaksanakan ibadah kurban.
Salah satu hewan kurban yang paling banyak dipilih masyarakat adalah kambing. Harganya relatif terjangkau dan mudah ditemukan.
Namun, jangan asal beli! Kambing yang akan dikurbankan harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar ibadah sah dan diterima Allah SWT.
Mengacu pada ketentuan syariah Islam, ada tiga syarat pokok yang wajib dipenuhi oleh hewan kurban:
1. Jenis Hewan Ternak
Hanya hewan ternak yang boleh dikurbankan. Ini meliputi unta, sapi, kambing, dan domba. Kambing adalah salah satu pilihan paling populer.
2. Cukup Umur
Usia hewan harus sesuai ketentuan. Untuk kambing, minimal berumur satu tahun. Hal ini berdasar hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa hewan kurban harus cukup usia atau disebut "musinnah".
3. Kondisi Fisik Sehat
Hewan harus dalam keadaan sehat, tidak cacat, dan tidak menderita penyakit serius. Ini menjadi syarat sah agar kurban diterima secara syar’i.
4 Cacat Fisik yang Batalkan Keabsahan Kambing Kurban
Meski terlihat sehat secara umum, ada beberapa kondisi fisik yang langsung membatalkan kelayakan seekor kambing untuk dijadikan kurban. Menurut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut adalah 4 kondisi kambing yang wajib dihindari:
1. Buta
Kambing yang buta, baik satu mata maupun keduanya, tidak sah untuk kurban. Penglihatan merupakan bagian penting dari indikator kesehatan hewan.
2. Pincang Parah
Jika kambing pincang hingga tidak bisa berjalan normal, maka hewan tersebut tidak memenuhi syarat kurban.
3. Terlalu Kurus
Kambing yang sangat kurus sampai-sampai sumsum tulangnya tidak terbentuk dianggap tidak layak untuk disembelih sebagai kurban.
4. Sakit Parah
Hewan yang menderita penyakit berat juga tidak sah dijadikan kurban. Kesehatan hewan menjadi faktor utama yang ditekankan dalam syariat.
Kenapa Syarat Ini Penting?
Tujuan utama dari kurban adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berbagi dengan sesama. Menyembelih hewan yang sehat dan layak adalah bentuk penghormatan terhadap ibadah ini.