Jangan Sampai Salah Pilih, Ini 4 Ciri Fisik Kambing yang Tak Sah untuk Kurban Idul Adha 2025

Ilustrasi foto kambing hewan kurban
Sumber :
  • Freepik

VIVA BANTEN – Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Idul Adha 1446 Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Umat Islam di seluruh Indonesia bersiap menyambut hari besar ini dengan melaksanakan ibadah kurban.

img_title Seminar Nasional Menuju IGIC 2026, Prof Ishom: Serukan Masjid Jadi Pusat Diplomasi Dunia demi Wujudkan Perdamaian Global

Salah satu hewan kurban yang paling banyak dipilih masyarakat adalah kambing. Harganya relatif terjangkau dan mudah ditemukan. 

Namun, jangan asal beli! Kambing yang akan dikurbankan harus memenuhi syarat-syarat tertentu agar ibadah sah dan diterima Allah SWT.

img_title Tsumamah bin Utsal: Sahabat yang Pertama Kali Lantang Baca Talbiyah

3 Syarat Utama Hewan Kurban

Mengacu pada ketentuan syariah Islam, ada tiga syarat pokok yang wajib dipenuhi oleh hewan kurban:

img_title Muktamar ke 21 Mathla'ul Anwar, KH Embay: Organisasi Besar Ini di Kota Serang Masih Banyak yang Belum Tahu

1. Jenis Hewan Ternak

Hanya hewan ternak yang boleh dikurbankan. Ini meliputi unta, sapi, kambing, dan domba. Kambing adalah salah satu pilihan paling populer.

2. Cukup Umur

Usia hewan harus sesuai ketentuan. Untuk kambing, minimal berumur satu tahun. Hal ini berdasar hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa hewan kurban harus cukup usia atau disebut "musinnah".

3. Kondisi Fisik Sehat

Hewan harus dalam keadaan sehat, tidak cacat, dan tidak menderita penyakit serius. Ini menjadi syarat sah agar kurban diterima secara syar’i.

4 Cacat Fisik yang Batalkan Keabsahan Kambing Kurban

Meski terlihat sehat secara umum, ada beberapa kondisi fisik yang langsung membatalkan kelayakan seekor kambing untuk dijadikan kurban. Menurut Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut adalah 4 kondisi kambing yang wajib dihindari:

1. Buta

Kambing yang buta, baik satu mata maupun keduanya, tidak sah untuk kurban. Penglihatan merupakan bagian penting dari indikator kesehatan hewan.

2. Pincang Parah

Jika kambing pincang hingga tidak bisa berjalan normal, maka hewan tersebut tidak memenuhi syarat kurban.

3. Terlalu Kurus

Kambing yang sangat kurus sampai-sampai sumsum tulangnya tidak terbentuk dianggap tidak layak untuk disembelih sebagai kurban.

4. Sakit Parah

Hewan yang menderita penyakit berat juga tidak sah dijadikan kurban. Kesehatan hewan menjadi faktor utama yang ditekankan dalam syariat.

Kenapa Syarat Ini Penting?

Tujuan utama dari kurban adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berbagi dengan sesama. Menyembelih hewan yang sehat dan layak adalah bentuk penghormatan terhadap ibadah ini.

Halaman Selanjutnya
img_title