Targetkan Generasi Bebas Stunting, Pemkot Tangsel Genjot Pencegahan Stunting dari Hulu

Ilustrasi Makanan Bergizi untuk Anak Sehat dan Penanganan Stunting.
Sumber :
  • Kecerdasan Buatan.

"Investasi terbaik untuk masa depan Kota Tangerang Selatan adalah memastikan anak-anak kita tumbuh sehat sejak dalam kandungan hingga memasuki usia emas pertumbuhan. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dan bersama-sama menjaga kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi lahirnya generasi unggul," tegas Benyamin.

img_title Hotel Berbintang di Tangerang, Hadirkan Program Libur Sekolah Selama 1 Bulan

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menambahkan bahwa berdasarkan data terbaru di tahun 2026, angka prevalensi stunting di wilayahnya mengalami penurunan yang cukup signifikan.

"Berkat kerja keras dan sinergi semua pihak, angka stunting di Tangsel saat ini berhasil ditekan hingga menyentuh 8,2 persen. Capaian ini sudah berada jauh di bawah rata-rata target nasional," kata Asep.

img_title Dukung Transformasi Pelayanan Publik, Pemkot Tangsel Gembleng Kompetensi AI Buat ASN

Asep juga menjelaskan bahwa Diskominfo Tangsel mengambil peran krusial dalam menyebarluaskan edukasi gizi secara digital agar menyasar generasi muda dan pasangan baru. 

Dia mengakui, pihaknya memanfaatkan berbagai platform multimedia untuk menyederhanakan informasi medis yang rumit terkait stunting agar lebih mudah dicerna masyarakat awam.

img_title Sambut Libur Sekolah, Tangcity Mall Hadirkan Petualangan di Dunia Dinosaurus

"Kami menyadari tantangan terbesar saat ini adalah menyamakan persepsi publik. Banyak ibu muda yang masih termakan mitos pola asuh keliru di media sosial. Oleh karena itu, Diskominfo gencar memproduksi konten edukasi berbasis video pendek, infografis, hingga podcast kesehatan yang bekerja sama dengan para dokter anak. Kami ingin literasi stunting ini masuk ke gawai setiap warga Tangsel," jelas Asep.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemerataan akses informasi hingga ke tingkat lingkungan terkecil melalui penguatan infrastruktur jaringan internet publik.

"Penurunan stunting ini juga ditopang oleh penyediaan fasilitas internet gratis di ruang publik dan balai warga melalui program Smart Kampung atau Smart Kelurahan. Dengan akses internet yang stabil hingga ke pelosok RT/RW, para kader posyandu dan warga bisa lebih cepat mengakses aplikasi pelaporan gizi serta mengikuti kelas pengasuhan anak secara daring tanpa terkendala kuota," pungkasnya.