Targetkan Generasi Bebas Stunting, Pemkot Tangsel Genjot Pencegahan Stunting dari Hulu

Ilustrasi Makanan Bergizi untuk Anak Sehat dan Penanganan Stunting.
Sumber :
  • Kecerdasan Buatan.

VivaBanten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen serius memutus mata rantai stunting mulai dari penanganan balita yang sudah telanjur bergejala, hingga menangani dari arah hulu dengan memperketat pengawasan kesehatan ibu dan anak sejak masa pra-kehamilan.

img_title Jaga Kehamilan Sejak Dini, Siloam Hospitals Perkenalkan Konsep Baru Layanan Mom and Child

Langkah ini diambil demi memastikan setiap calon ibu, ibu hamil, hingga anak di masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) mendapatkan intervensi gizi yang optimal. 

Fase HPK ini krusial karena menjadi penentu tumbuh kembang anak di masa depan, di mana kekurangan gizi pada periode ini bisa berdampak permanen pada kemampuan kognitif mereka.

img_title Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Perkuat Literasi AI di 108 Pesantren

Melalui Dinas Kesehatan dan Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pemkot Tangsel kini gencar melakukan pemeriksaan berkala bagi ibu hamil, pemberian makanan tambahan, hingga pemantauan ketat di posyandu. 

Bergerak secara lintas sektor, program ini turut melibatkan kader PKK hingga perangkat kecamatan dan kelurahan demi memastikan bantuan tepat sasaran.

img_title Sewa Mobil Dinas Tangsel Disebut Sehatkan APBD

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa benteng pertama pencegahan stunting sebenarnya ada pada kesiapan calon ibu sebelum kehamilan terjadi. 

Oleh karena itu, edukasi bagi calon pengantin kini menjadi salah satu program yang paling intensif dilakukan.

"Pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, bahkan sejak masa persiapan kehamilan. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, memastikan ibu hamil mendapatkan pendampingan, pemenuhan gizi, serta akses layanan kesehatan yang optimal. Dengan intervensi yang dilakukan sejak dini, kita berharap setiap anak di Tangerang Selatan dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkembang secara maksimal," ujar Benyamin dalam keterangannya, Minggu, 19 Juli 2026.

Benyamin juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bertumpu pada fasilitas yang disediakan pemerintah, melainkan juga pada kesadaran masyarakat.

Dia juga mengungkapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta keaktifan orang tua membawa balita ke posyandu menjadi kunci utama yang tidak boleh diabaikan.

Ilustrasi Penanganan Stunting.

Photo :
  • Viva

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat bisa lebih proaktif dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang ada.

Menurutnya, menjaga kesehatan anak sejak dalam kandungan adalah bentuk investasi terbesar untuk masa depan Tangerang Selatan.

Halaman Selanjutnya
img_title