Dewi Lin Ingin Dirikan Apotek Gratis, Langkah Kemanusiaan untuk Masyarakat Tidak Mampu
- Istimewa
VivaBanten – Ditengah mahalnya harga obat - obatan yang sulit dijangkau oleh masyarakat menengah kebawah, Dewi Lin kembali hadir untuk mendirikan apotek gratis. Dia kerap mendengar dan melihat ada warga yang menahan rasa sakit karena tak mampu membeli obat.
"Saya sering bertemu orang-orang yang akhirnya memilih menahan sakit karena tidak punya uang untuk membeli obat. Itu membuat saya bertanya dalam hati, apa yang bisa saya lakukan untuk membantu," ujarnya, ditulis Jumat, 28 November 2025.
Apotek gratis yang dia bangun bukan seperti biasanya, melainkan melainkan pusat layanan kemanusiaan yang menyediakan edukasi kesehatan sederhana.
Kemudian menyediakan obat dasar gratis untuk penyakit demam, batuk, pilek, alergi hingga infeksi ringan. Kemudian ada keterlibatan relawan tenaga kesehatan (nakes) yang ingin mengabdi untuk masyarakat. Selanjutnya pojok konsultasi kesehatan dasar guna memberikan informasi dan edukasi ringan terkait pencegahan penyakit, penggunaan obat yang benar, hingga pola hidup sehat. Terakhir, ada program donasi obat, bekerja sama dengan lembaga sosial, komunitas kemanusiaan, serta mitra kesehatan agar ketersediaan obat tetap terjamin.
Ilustrasi Apotek.
- AI
“Saya ingin apotek ini benar-benar membantu masyarakat dengan cara yang paling sederhana tapi berdampak besar,” tuturnya.
Saat ini, dia sedang melakukan berbagai proses persiapan, seperti perizinan, strategis kerjasama, hingga Standar Operasional Prosedur (SOP).
Dukungan pun mengalir dari beragam organisasi sosial, relawan, maupun warganet.
"Saya ingin bisa membantu lebih banyak orang. Hidup rasanya lebih bermakna ketika kita bisa menjadi bagian dari solusi," jelasnya.