Program MBG di Kota Serang Dilarang Berisikan Biskuit, Harus Nasi dan Lauk

Dapur MBG Banjarsari Cipocok Jaya
Sumber :
  • Instagram @badangizinasional.ri

VivaBanten – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarang diganti dengan biskuit atau makanan cepat saji. 

img_title Nyala Karya Jadi Awal Penguatan Ekosistem Seni dan Budaya di Kota Serang

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus memproduksi makanan berisikan nasi, sayur, lauk hingga buah-buahan.

Meski begitu, sempat beredar kabar, program MBG di Kota Serang diselipi dengan makanan ringan berupa biskuit. Hal tersebut dibantah oleh Kepala Dindik, Ahmad Nuri.

img_title Dispenbud Kota Serang Integrasikan Budaya Lokal ke Kurikulum, Siswa Belajar Sejarah hingga Cagar Budaya

"Saya belum menerima laporan, tapi selama saya berkunjung ke sekolah MBG itu ada nasi, ada lauknya, ada buahnya, saya belum melihat atau tahu di konversi menjadi makanan atau semacam snack seperti itu," ujar Kepala Dindik Kota Serang, Ahmad Nuri, dikonfirmasi di Puspemkot Serang, Senin, 29 September 2025.

Selain itu, Dindik Kota Serang belum mengetahui apakah 36 dapur SPPG sudah bersertifikat halal, higienis dan sehat.

img_title Diikuti 50 Peserta, ESI Kota Serang Gelar Turnamen e-Sport untuk Menjaring Atlet Porprov Banten 2026

MBG di Dapur Sekolah

Photo :
  • -

"Mengenai sertifikat higienis nanti saya cek. Saya belum memastikan kearah sana. Nanti sertifikat halal ada di Kemenag, sertifikat kesehatan dan di Dinkes," tuturnya.

Saat ini, untuk memastikan makanan tersebut aman dan tidak menyebabkan keracunan, para guru mencicipinya terlebih dulu sebelum diberikan ke para murid.

Selanjutnya, pihak sekolah mengecek langsung ke dapur SPPG untuk mengetahui proses memasak, kehigienisan hingga alur distribusinya.

Ahmad Nuri juga mendorong pihak sekolah melakukan hal tersebut ke seluruh dapur SPPG, untuk mencegah siswa keracunan seperti di Bandung Barat, Jawa Barat.

"Seperti di SDN 2 Kota Serang, mereka gurunya coba dulu beberapa makanannya. Kemudian sekolah juga memastikan makanannya higienis, delivery tepat pada waktunya, sekolah sudah di dorong kesana," terangnya.