Tangis Siswi Sekolah Rakyat di Bogor, Kangen Orangtua Karena Makan Enak

Aisyah, Siswi Kelas 7 Sekolah Rakyat di Bogor.
Sumber :
  • Doni/VivaBanten

VivaBanten – Tangis siswi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) di kawasan Sentra Terpadu Inten Soeweno, Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pecah menjelang makan malam.

img_title Pemkot Pastikan Anak Tetap Bisa Masuk Sekolah Rakyat Meski Terkendala Desil, Koordinasi Khusus dengan Kemensos

Namanya Aisyah, siswi Kelas 7 itu mengaku kangen dengan orangtuanya, karena dia bisa makan enak di SRMP, sedangkan bapak ibu nya belum tentu bisa merasakannya.

Aisyah mengaku tak kuat menahan rindu pada keluarganya di rumah. Bukan karena ingin bertemu, tetapi karena makanan enak yang dimakan setiap hari, membuat dirinya kangen ayah ibu dan adik-adiknya.

img_title Pengamat Sebut Anggota Polri Sama di Mata Hukum, Irjen Pipit Rismanto Diduga Terseret Kasus Izin Pertambangan

"(Kenapa Aisyah nangis) kangen orang tua. Disini bisa makan yang enak-enak," ujar siswa kelas 7 itu, pada Kamis malam, 24 Juli 2025.

Aisyah dan keluarganya tinggal disebuah rumah petakan di Jalan Gardu Tinggi, Bogor, Jawa Barat. Dia lahir dari keluarga yang kurang berkecukupan.

img_title Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Aisyah Siswi Sekolah Rakyat Kangen Keluarga.

Photo :
  • Doni/VivaBanten

Untuk memenuhi kebutuhan harian Ibu beserta empat saudara lainnya, ayah Aisyah berjualan gorengan

"Ayah jualan gorengan. Bikin sendiri, punya sendiri. Kalau mamah jagain adek, suka bantuin juga di rumah saudara. Ada saudara jadi 5 bersaudara," ungkapnya.

Dengan pendapatan tak menentu, kata Aisyah, untuk makan sehari-hari keluarganya bergantung hasil jualan ayahnya. Karena di Sekolah Rakyat menikmati makanan yang enak, dia mengaku rindu agar keluarganya ikut menikmati makanan yang ia makan.

"(Jadi kamu makannya suka ga jelas?) iya, makannya tergantung gorengan jualan ayah habis berapa, jadi kangen orangtua. Dinini bisa makan yang enak-enak," ucapnya sambil menangis.

Disela tangisnya, Aisyah mengucapkan terimakasih bisa diberi kesempatan bersekolah di sini. 

"(Jadi kamu senang sekolah di sini?) Seneng. Terima kasih Pak Presiden Prabowo sudah menerima saya di sini," ungkapnya.