Anggaran Minim, Disporapar Cilegon Kurangi Cabang Olahraga di Popda Banten 2026
VivaBanten – Nasib miris dialami Disporapar Kota Cilegon, minimnya anggaran, menyebabkan keikutsertaan mereka di berbagai cabang olahraga (cabor) harus di kurangi, diajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten 2026.
Akibatnya, tidak semua atlet pelajar asal Kota Cilegon bisa bertanding di ajang di Popda Banten 2026. Pengurangan ini untuk menghindari bengkaknya anggaran yang tidak bisa dipenuhi.
"25 cabor tidak semua nomor bisa ikut bertanding. Justru akan kami kurangi nomor-nomor tersebut dari 25 cabang olahraga. Pengurangan nomor cabang olahraga ini, hasil rapat antara Dispora, Pengcab dan pelatih. Untuk atletik ada banyak, kalau dipertandingkan semua, otomatis kan anggaranya akan membengkak. Jadi harus kita kurangi karena anggaranya pun minim," ujar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, ditulis Selasa, 28 Oktober 2025.
Permasalahannya, Disporapar Cilegon sebenarnya telah mengajukan dana sebesar Rp15 miliar, namun yang di setujui hanya Rp7 miliar saja.
Atlet menembak kabupaten tangerang di POPDA XI Banten
- Sherly/viva
Hasil rapat bersama, sudah disetujui sejumlah cabor yang akan diikuti oleh para atlet Kota Cilegon, namun pastinya akan diumumkan nanti, karena berharap pemerintah bisa mencari solusi untuk pendanaan di Polda Banten 2026.
"Hasil rapat Dispora, Pengcab dan pelatih sudah mengkerucut ada puluhan nomor di masing-masing cabang olahraga yang tidak ikut pada popda tahun depan. Kita pun berharap, sebelum popda, Pemkot Cilegon memberikan tambahan anggaran kembali untuk pelaksanaan tersebut," terangnya.
Ajang Popda Banten 2026 juga tempat melihat kemampuan para atlet pelajar Kota Cilegon, untuk meningkatkan kemampuan mereka diberbagai level pertandingan selanjutnya.
Stadion Geger Cilegon juga tengah digenjot perbaikan dan renovasinya, agar siap digunakan untuk berbagai pertandingan pada Popda Banten 2026.
Kota Tangerang Juara Umum POPDA XI Banten
- Sherly/viva
"Kami ingin meminta dukungan dari semua pihak karena hajat Popda ini bukan hanya hajat milik Dispora melainkan hajat milik Kota Cilegon," jelasnya.