Bukan Kehabisan Oksigen saat Diving, Keluarga Klarifikasi Kematian Kairissta Karena Sakit saat Liburan di Ujung Kulon
- Instagram@kairissta
VIVA Banten – Kabar meninggalnya seorang selebgram Kairissta Chaniago atau akrab disapa Tika mengejutkan publik. Pasalnya kematian perempuan yang kerap jadi model busana muslim itu terkesan mendadak tanpa ada kabar sakit sebelumnya.
Awalnya, beredar kabar jika kematian Tika disebabkan karena kehabisan oksigen saat tengah melakukan aktivitas diving di wilayah Ujung Kulon. Namun, hal itu dibantah oleh keluarga korban.
Diketahui, Tika bersama suami dan anaknya tengah berlibur di Pulau Panaitan di Taman Nasional Ujung Kulon. Mereka berangkat sejak hari Jumat (15 Agustus 2025) dan dijadwalkan pulang di hari Minggu (17 Agustus 2025).
Klarifikasi kematian Tika disampaikan oleh sahabatnya Eriska Yudist yang turut membagikan unggahan sang suami Tika yakni Irfan Fikri.
"Sabtu pagi Tika mengeluh kurang enak badan. Jadi di hari Sabtu, Tika FULL ISTIRAHAT (tidak berenang atau beraktivitas lain). Sudah minum
Paracetamol. Namun habis maghrib sempat mandi, then getting worse sampai menggigil dan kejang sampai malam," tulis @eriskayudist dalam unggahannya, dikutip Selasa (19 Agustus 2025).
Kakak korban, Reza Rizki turut menyampaikan klarifikasi atas kabar kematian adiknya tersebut. Menurut Reza, berita yang menyebut Tika meninggal karena tenggelam dan kehabisan oksigen tidak benar.
Kepala DPM PTSP Banten, Virgojanti
- Ist
Klarifikasi kakak Kairissta Chaniago
- Net
Diungkapkan Reza, Tika memang sempat berenang di hari pertama kedatangannya di Pulau Panaitan. Namun lanjut Reza, keesokan harinya Tika mengeluh sakit hingga tidak melakukan aktivitas berenang sama sekali sampai akhirnya kondisinya mengalami drop usai mandi sore hingga kejang di malam hari.
"Saya sebagai kakaknya mau mengklarifikasi bahwa berita tenggelam dan kehabisan oksigen tidak benar. Alm meninggal karena sudah takdirnya, alm hanya 1x berenang di kedalaman 5 meter 1 hari sebelum alm meninggal," tulis Reza dalam akun resminya @rezarizkifadillah609.
"Alm sebelum meninggal dalam keadaan sehat namun setelah alm mandi jam 6 sore di tgl 16 Agustus alm hanya mengeluhkan tidak enak badan, namun Allah menyayangi alm hingga alm kembali ke sang khaliq pukul 02.30 di ujung kulon," sambungnya.
Jadi kesimpulan kalau selebgaram Kairissta Chaniago meninggal karena kehabisan oksigen saat diving merupakan hoax atau tidak benar. Itu karena pihak keluarga dan kerabat telah memberikan klarifikasinya bahwa korban meninggal dikarenakan sakit yang dialami saat sedang berlibur di Pulau Panaitan Taman Nasional Ujung Kulon.