Perkumpulan Pemuda Keadilan Minta KPK dan Kejagung Dugaan Kongkalingkong Impor Daging Beku
- Viva
VivaBanten – Perkumpulan Pemuda Keadilan minta KPK dan Kejagung dugaan kongkalingkong impor daging beku dalam sebuah rapat koordinasi tertutup.
Menurut Ketua Perkumpulan Pemuda Keadilan, Dendi Budiman, ada dugaan manipulasi kuota daging sapi beku, yang melibatkan pelaku impor dan distributor daging sapi beku yang digelar di Purwokerto, Jawa Tengah, pada awal Oktober lalu.
Peserta rapat mendapat pesan agar seluruh pelaku usaha wajib membeli barang dari jaringan PT SNJ jika ingin tetap memperoleh jatah kuota impor.
Dari keterangan sejumlah sumber yang ikut dalam rapat tersebut, kata Dendi, pesan bernada ancaman itu disampaikan secara tidak langsung namun dalam nada mengintimidasi.
Pesan utamanya jelas, siapa pun yang tidak ikut alur distribusi PT SNJ, akan kesulitan mendapatkan kuota impor pada periode berikutnya.
Dendi menilai, informasi tentang rapat tertutup itu menambah panjang daftar dugaan praktik manipulasi kuota daging sapi beku di tingkat nasional. Apalagi, PT SNJ disebut-sebut menjadi pemain dominan yang mengendalikan pasokan dan harga daging beku melalui jejaring perusahaan afiliasi di berbagai daerah.
“Data di lapangan menunjukkan harga daging sapi beku impor mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah distributor kecil menilai kenaikan itu bukan semata akibat faktor global, melainkan karena penguasaan kuota impor oleh segelintir pihak yang menentukan siapa boleh menjual dan siapa tidak,” ujarnya kepada wartawan, ditulis Kamis, 13 November 2025.
Ilustrasi Daging.
- Viva
Menurut penelusuran dia, pola tekanan terhadap pelaku usaha dilakukan secara sistematis. Perusahaan yang menolak membeli daging dari jaringan PT SNJ disebut langsung kehilangan akses terhadap pasokan impor berikutnya.
Mekanisme ini dianggap menjadikan pasar tidak sehat dan tidak kompetitif lantaran para pelaku usaha kecil dipaksa bergantung pada satu sumber utama.
Dendi mendesak KPK dan Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan pengaturan kuota impor daging sapi beku yang melibatkan PT SNJ.
"Ada indikasi kuat terjadinya praktik kolusi dan penyalahgunaan kewenangan dalam proses penetapan kuota impor yang menyebabkan pasar menjadi tidak adil,” katanya.