Komisi III DPR Tak Pernah Ada Agenda Bahas Masalah Perkara BLBI BCA dengan KPK
- Viva.co.id
VivaBanten – DPR RI menegaskan tak ada agenda pemanggilan KOK untuk membahas korupsi BLBI yang melibatkan Bank BCA. Agenda rapat pada Selasa, 19 Agustus 2025, hanya menyusun jadwal Komisi III DPR RI untuk masa sidang sekarang.
"Kami baru saja selesai rapat internal menyusun jadwal untuk masa sidang ini. Tidak ada jadwal pemanggilan kepada KPK Terkait kasus BCA tersebut," kata Habiburokhman kepada wartawan, Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025.
Politisi Gerindra ini meyakini pembahasan terkait perbankan sangat sensitif, karena menyangkut perekonomian nasional dan masyarakat luas. Sehingga perlu kehati-hatian untuk menyikapinya.
"Jangan sampai pemberitaan yang tidak pas membuat situasi yang tidak stabil," tegasnya.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
- Viva.co.id
Perlu diketahui bahwa terdapat dugaan penjualan 51 persen saham BCA pada 2002 silam dianggap menyebabkan kerugian Rp87,99 triliun, bahkan dianggap memiliki hutang kepada negara. Bahkan utang tersebut dianggap dari berbagai sumber, termasuk BLBI.
Pada saat krisis moneter dan ekonomi tahun 1997, BCA terkena rush dan menerima BLBI senilai Rp31,99 triliun untuk meredamnya. Maka, pemerintah menyita saham-saham BCA sebagai bentuk dari pelunasan utang BLBI dari keluarga Salim.
Dari jumlah tersebut, BCA telah membayarkan cicilan utang pokok sebesar Rp8 triliun dan pembayaran bunga Rp8,3 triliun, yang saat itu tingkat bunganya sebesar 70 persen per tahun.
Gedung KPK
- -
Maka sisa utang BLBI tersebut menjadi Rp23,99 triliun (pembayaran bunga tidak mengurangi pokok) atau sekitar 92,8 persen dari nilai saham BCA pada saat itu.