Kapolri Perintahkan Jajarannya Hingga Polsek untuk Distribusikan Beras SPHP Sesuai HET
- Yandhi/Banten.Viva
VivaBanten – Kapolri perintahkan jajarannya distribusikan beras ke masyarakat. Total, masih ada sekitar 1,3 juta ton yang akan disalurkan hingga akhir 2025.
Polri akan menyalurkan beras cadangan pemerintah merk SPHP, hingga ke tingkat polsek diseluruh Indonesia, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Rp60 ribu untuk 5kilogram.
"Beras yang harus disalurkan kurang lebih masih ada 1,3 juta ton dan saya harapkan Polri bisa mendorong, membantu untuk ini semua bisa terdistribusi sampai dengan akhir tahun nanti," ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Polda Banten, Selasa, 12 Agustus 2025.
Beras SPHP yang telah dijual Polri diseluruh Indonesia saat ini sudah lebih dari 2 ribu ton yang didistribusikan oleh Polda, Polres hingga Polsek diseluruh Indonesia sampai ke tingkat desa.
Masyarakat Beli Beras SPHP 5kg Seharga Rp60 ribu.
- Yandhi/Banten.Viva
"Sehingga harga beras yang ditentukan sesuai dengan standar pemerintah, baik medium ataupun premium, agar betul-betul bisa diterima masyarakat sesuai HET maksimal dan tentunya harapan kita bisa juga di bawah HET," jelasnya.
Penjualan sembako ini untuk menekan harga di pasaran dan menjaga ketersediaan bahan pokok, agar mudah dijangkau masyarakat.
Di Polda Banten, Kapolri melihat pendistribusian beras 5kg, minyak kita, hingga gula ke masyarakat yang dijual dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Tadi saya lihat selain paket beras, dilengkapi juga dengan paket minyak kita dan juga gula, di mana semuanya dijual dengan harga rata-rata di bawah HET," terangnya.