UIN Banten dan Badiklat BPK RI Jalin Kemitraan, Dosen Didorong Tembus Jurnal SINTA 2, Riset Keuangan Negara

UIN SMH Banten Kampus 2
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

VIVA BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah. Langkah itu diwujudkan melalui kerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara (Badiklat PKN) BPK RI yang berfokus pada pengembangan kapasitas akademisi serta peningkatan publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.

img_title 2.210 Mahasiswa Baru UIN SMH Banten Ditantang Rebut Bonus Demografi, Prof Ishom: Ini Peluang Emas Indonesia

Kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rektor Gedung Rektorat Kampus 2 UIN SMH Banten, Curug, Kota Serang, Senin kemarin. Pertemuan itu menjadi tindak lanjut atas surat inisiasi kerja sama pengelolaan pengetahuan yang diajukan Badiklat PKN BPK RI.

Audiensi dihadiri langsung oleh Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom bersama jajaran pimpinan universitas. Dari pihak Badiklat PKN BPK RI hadir Kepala Pusat Akademik dan Teknologi Pembelajaran, Firdaus Amyar, beserta tim.

img_title Atlet Panjat Dinding UIN SMH Banten Bersinar di POMPROV VIII Banten, Rentetan Prestasi Kampus Kian Mengesankan

Kolaborasi ini menjadi bagian dari implementasi strategi BPK Corporate University (CorpU) berbasis manajemen pengetahuan. Melalui kemitraan dengan perguruan tinggi, Badiklat PKN BPK RI ingin memperkuat ekosistem riset sekaligus memperluas kontribusi akademisi terhadap pengembangan tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara.

Ada dua program utama yang ditawarkan dalam kerja sama tersebut. Pertama, pembentukan Subject Matter Expert Club (SME Club) sebagai wadah kolaborasi para ahli di bidang tertentu. Kedua, mendorong dosen agar aktif menulis artikel ilmiah untuk dipublikasikan di Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara (TAKEN) yang telah terakreditasi SINTA 2.

img_title Rektor UIN SMH Banten ke Lebak, KKN Nusantara 2026 Dipacu Jadi Penggerak Perubahan Banten Selatan

Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kerja sama ini membuka peluang besar bagi dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian sekaligus memperluas jejaring akademik.

Ia menjelaskan, UIN SMH Banten saat ini memiliki lebih dari 15.000 mahasiswa yang didukung sekitar 800 dosen dan tenaga kependidikan. Perguruan tinggi itu juga memiliki delapan fakultas dan Program Pascasarjana dengan total sekitar 40 hingga 43 program studi pada jenjang sarjana, magister, dan doktor.

Meski terus berkembang, Prof. Ishom mengakui jumlah jurnal yang telah memperoleh akreditasi nasional masih perlu ditingkatkan.

"Saat ini UIN SMH Banten terus berkembang pesat. Namun dari seluruh program studi yang ada, baru ada sekitar 24 publikasi atau jurnal yang berhasil meraih akreditasi SINTA. Kolaborasi dengan Badiklat BPK RI ini sangat strategis untuk meningkatkan kapasitas riset dosen, khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam serta Fakultas Syariah dan Hukum," ujar Prof. Ishom, ditulis Jumat, 7 Agustus 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title