Investasi Rp840 Miliar Masuk ke Kota Serang, Mayoritas Berasal dari Dalam Negeri
- Istimewa
"Karena semuanya sudah by system, apalagi dengan OSS-RBA. Semuanya terintegrasi, jadi mau tidak mau, suka tidak suka, para pelaku usaha harus melaporkan melalui LKPM, karena LKPM ini bagian dari OSS-RBA dan aplikasi lain seperti pajak, Kementerian Hukum dan lainnya itu nge-link," jelasnya.
Selain meningkatkan nilai investasi, masuknya modal ke Kota Serang juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja.
Selama semester pertama 2026, realisasi investasi mampu menyerap 1.453 tenaga kerja, terdiri atas 1.142 tenaga kerja lokal dan 311 tenaga kerja asing.
"Alhamdulillah realisasi investasi semester pertama ini berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja," katanya.
"Jadi dalam semester satu di Kota Serang itu penyerapan tenaga kerja sekitar 311 orang tenaga kerja asing dan 1.142 orang tenaga kerja lokal dengan total 1.453 orang terserap untuk bekerja di semester pertama ini," pungkasnya.
Capaian tersebut juga melanjutkan tren pertumbuhan investasi Kota Serang dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2022 realisasi investasi tercatat Rp313 miliar, meningkat menjadi Rp348 miliar pada 2023, kemudian naik menjadi Rp453 miliar pada 2024, dan mencapai Rp810 miliar sepanjang 2025. Semester pertama 2026 bahkan telah melampaui total realisasi investasi tahun sebelumnya.