Tekan Judo, Pinjol Hingga Kejahatan Digital, Buruh Gandeng Polda Banten
- Buruh.
VivaBanten – Menekan kejahatan dunia digital, pinjaman online (pinjol) hingga judi online (judul), Serikat buruh dari FSP KEP SPSI gandeng Polda Banten untuk melakukan sosialisasi.
Pinjol, judol maupun kejahatan dunia digital sangat berbahaya, selain menguras isi dompet, juga berakibat pada pencemaran nama baik, deep fake, hingga hoax.
"Di Cilegon itu sampai pinjamannya miliaran. Awalnya karena judi online menang, lalu modalnya ditambah. Karena terdesak, akhirnya lari ke pinjol," kata Wakil Ketua PD FSP KEP SPSI Banten, Imam Baihaqi, Kamis, 30 Juli 2026.
Serikat buruh dari Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia itu sengaja menggandeng Polda Banten untuk memberi pemahaman kepada pekerja, agar bisa lepas dan menjauhi kegiatan merugikan tersebut.
Bagi buruh yang terjerat judol, pinjol maupun korban penipuan dunia digital, bisa berujung pada PHK. Lantaran perusahaan dihubungi oleh pihak pinjol.
"Karena sering ditelpon sama si peminjam sampai datang ke pabrik. Karena mengganggu operational dan bukan tanggung jawab perusahaan, akhirnya pekerja tersebut di-PHK," ungkapnya.
Imam menambahkan, dampak psikologis dari kejaran utang membuat kinerja buruh merosot drastis.
Banyak buruh menjadi malas bekerja karena gaji yang diterima habis hanya untuk membayar bunga pinjaman, tanpa ada sisa sedikit pun untuk anak dan istri.
"Ada yang begitu, akhirnya kerjanya jadi males kalau banyak pinjaman, untuk bayar utang gaji habis, untuk anak istri enggak ada lagi," tuturnya.
Kabag Binkar SDM Polda Jabar, AKBP Condro Sasongko, Saat Menjadi Pemateri Pelatihan Kecerdasan Buatan.
- Yandi.
Sementara itu, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten, Kasubdit 5 Cyber Polda Banten, AKBP Andi Setio Wibowo menyampaikan kegiatan ini dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman kepada para buruh pekerja terkait bahayanya kejahatan siber, judol hingga pinjol.
"Kita memberikan pemahaman kepada rekan-rekan serikat pekerja bahwa kejahatan siber ini semakin marak dan semakin meningkat, banyak kejahatan siber mulai dari fishing kemudian akun palsu, pinjaman online ilegal, judi online ilegal, ataupun penyebaran hoax yang itu memang harus diantisipasi sebagai individu," katanya.
Andi berharap agar para buruh pekerja di Banten bisa menjadi agen literasi digital untuk keluarga, masyarakat, tetangga hingga teman-temannya, sebagai mitigasi awal agar tidak terlibat menjadi korban kejahatan siber.