BI Banten Gandeng Media Banten Jawara, Bangun Narasi Positif demi Dongkrak Investasi dan Optimisme Ekonomi 2026
- Taufik Hidayat/VIVA Banten
Sofwan juga menyoroti posisi strategis Provinsi Banten sebagai bagian dari kawasan aglomerasi Jakarta yang memiliki jumlah penduduk sekitar 42 juta jiwa. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pusat pertumbuhan ekonomi mulai bergeser ke wilayah Banten. Hal itu ditandai dengan berkembangnya kota-kota modern di Tangerang Selatan, keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di wilayah Banten, hingga pengembangan kawasan waterfront city di PIK 2 yang direncanakan terhubung dengan kawasan Pantai Carita.
"Tarikannya sekarang bukan lagi ke Bekasi, tapi ke Provinsi Banten. Bandara ada di Banten, kota-kota modern ada di sini. Teman-teman jurnalis harus mengangkat potensi ini setiap hari agar masyarakat Banten menyiapkan diri menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tinggi," katanya.
Lebih lanjut, Sofwan mengajak seluruh media yang tergabung dalam Media Banten Jawara untuk terus menghadirkan pemberitaan yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai peluang investasi, kebijakan ekonomi, dan berbagai stimulus yang telah disiapkan pemerintah.
Menurutnya, narasi positif yang dibangun secara konsisten akan memberikan sinyal kuat kepada investor bahwa Banten memiliki iklim investasi yang kondusif serta prospek pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.
Di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung, kolaborasi antara Bank Indonesia dan media diharapkan mampu memperkuat penyebaran informasi yang akurat, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten sepanjang 2026.