Maling Berkedok Ojol Grab Gasak HP Kaum Masjid Saat Tertidur di Masjid Ashabul Yamin Kota Serang
- Taufik Hidayat/VIVA Banten
VIVA BANTEN – Aksi pencurian yang diduga dilakukan pria berkedok pengemudi ojek online menghebohkan lingkungan Masjid Ashabul Yamin di Komplek Bumi Agung Permai (BAP) 1, RW 11, Kelurahan Unyur, Kota Serang.
Seorang kaum masjid kehilangan telepon genggam saat tertidur usai menyelesaikan pekerjaannya membersihkan rumah ibadah tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga mengenakan jaket ojek online Grab berwarna hijau ketika menjalankan aksinya.
Korban diketahui bernama Badarudin Ramdani atau yang akrab disapa Pak Dani. Selama ini ia mengabdikan diri sebagai kaum Masjid Ashabul Yamin dengan tugas utama menjaga kebersihan seluruh area masjid setiap hari.
Rutinitas itu telah dijalankannya secara konsisten. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Pak Dani biasanya beristirahat sejenak sambil menunggu waktu salat Asar.
Pengurus DKM Masjid Ashabul Yamin Bidang Pendidikan, Ustadz Abdul Rosyid, mengatakan korban telah menyelesaikan aktivitas membersihkan masjid sebelum memutuskan beristirahat.
"Pak Dani setiap hari membersihkan masjid. Setelah selesai bekerja, beliau biasanya beristirahat sebentar sambil menunggu masuk waktu Asar," ujar Abdul Rosyid pada Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 14.10 WIB korban mulai beristirahat di area masjid. Saat itu telepon genggam miliknya diletakkan di samping kepala agar mudah dijangkau ketika bangun nanti.
Namun situasi yang relatif sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Saat korban tertidur lelap, pelaku diduga mengambil telepon genggam tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan.
Korban baru menyadari ponselnya hilang setelah terbangun. Hingga kini, telepon genggam tersebut belum ditemukan.
Berdasarkan informasi yang diterima pengurus masjid, pelaku diduga mengenakan jaket ojek online Grab berwarna hijau. Meski demikian, identitas pelaku maupun kendaraan yang digunakan masih belum diketahui secara pasti.
Peristiwa tersebut mengejutkan pengurus DKM dan para jamaah. Mereka menyayangkan aksi pencurian yang terjadi di lingkungan rumah ibadah, terlebih yang menjadi korban adalah sosok yang setiap hari mengabdikan diri menjaga kebersihan masjid.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tindak kriminal dapat terjadi di mana saja, termasuk di tempat ibadah. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap barang-barang pribadi meskipun berada di lingkungan yang dianggap aman.