Kapolda Banten Hengki Akui Kecewa, Argentina Tumbang dari Spanyol 1-0 di Final Piala Dunia 2026
- Taufik Hidayat/VIVA Banten
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, yang mendukung Spanyol, menilai final Piala Dunia 2026 menyajikan pertandingan dengan kualitas tinggi.
Ia mengatakan skor akhir memang hanya 1-0. Namun, jalannya pertandingan memperlihatkan kualitas permainan dua tim terbaik dunia yang sama-sama tampil maksimal.
"Pertandingannya luar biasa. Skornya memang hanya 1-0, tetapi kualitas permainan kedua tim sangat bagus," kata Novriyadi.
Menurut Novriyadi, Argentina menunjukkan organisasi pertahanan yang solid selama pertandingan. Di sisi lain, Spanyol tampil lebih agresif melalui berbagai variasi serangan yang terus menekan lini belakang lawan.
Ia menilai kekuatan utama Spanyol bukan hanya terletak pada kemampuan individu pemain, tetapi juga kerja sama tim yang berjalan sangat baik sepanjang pertandingan.
"Variasi serangan mereka sangat baik. Permainannya tidak bergantung kepada satu pemain saja, tetapi mengandalkan kerja sama tim. Itu yang membuat permainan mereka efektif," ujarnya.
Novriyadi juga menyoroti komposisi skuad Spanyol yang diperkuat banyak pemain muda. Menurutnya, energi, kecepatan, dan keberanian para pemain muda menjadi modal penting yang membuat Spanyol mampu menjaga intensitas permainan hingga babak tambahan waktu.
Meski berada di kubu yang berbeda, para peserta nobar tetap menunjukkan sikap sportif. Tidak terlihat gesekan antarsuporter. Sebaliknya, seluruh peserta menikmati pertandingan dalam suasana penuh keakraban.
Novriyadi menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan nobar bukan untuk memperdebatkan tim yang didukung, melainkan menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
"Pada prinsipnya setiap orang memiliki pilihan masing-masing. Kita berkumpul di sini untuk menikmati sepak bola bersama dan memeriahkan Final Piala Dunia 2026," katanya.