Dari Madrasah ke Balai Kota, Pengalaman Masa Kecil Wali Kota Budi Rustandi Melahirkan Serang Mengaji

Serang Mengaji
Sumber :
  • Viva Banten

VIVA BANTEN -Pengalaman belajar mengaji di madrasah pada masa kecil menjadi inspirasi bagi Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam melahirkan Program Serang Mengaji

img_title Bela Lokal, Beli Lokal! Pesan Budi Rustandi Saat Buka Kota Serang Fair 2026

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berupaya memperluas akses pendidikan Al-Qur'an bagi peserta didik sejak awal memasuki jenjang sekolah.

Hal itu diungkapkan Budi usai membuka Program Serang Mengaji yang dirangkaikan dengan kegiatan tadarus Al-Qur'an dan pembekalan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 9 Kota Serang, Rabu 15 Juli 2026. 

img_title Investasi Rp840 Miliar Masuk ke Kota Serang, Mayoritas Berasal dari Dalam Negeri

Menurut Budi, gagasan Program Serang Mengaji lahir dari pengalaman pribadinya ketika masih duduk di bangku sekolah dasar. 

Saat itu, ia tidak mendapatkan pelajaran mengaji di sekolah sehingga harus belajar di madrasah pada sore hari.

img_title Wali Kota Serang Budi Rustandi Lantik 533 ASN, Tekankan Aparatur Harus Jadi Pelayan Masyarakat

"Dulu waktu saya SD tidak dapat pelajaran mengaji. Sepulang sekolah, sorenya saya belajar di madrasah. Dari situlah saya bisa membaca Al-Qur'an karena ada guru mengajinya," kata Budi.

Pengalaman tersebut membekas hingga kini dan menjadi alasan dirinya menghadirkan Program Serang Mengaji di sekolah-sekolah negeri di Kota Serang.

Ia berharap, seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar membaca Al-Qur'an, termasuk mereka yang tidak mengikuti pendidikan agama di luar sekolah.

"Kalau ada anak yang tidak mampu atau tidak mendapat pelajaran mengaji di luar sekolah, sekarang dia bisa mendapatkannya di sekolah negeri. Karena saya punya kewenangan sebagai wali kota, kewenangan itu harus dipakai untuk kebaikan," ujarnya.

Budi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.

"Saya bukan hanya berjuang membangun infrastruktur dan lain-lain, tetapi saya perjuangkan juga pembangunan agama," tegasnya.

Pada tahun ajaran 2026/2027, Program Serang Mengaji kembali diterapkan kepada peserta didik baru. Budi menjelaskan, target pelaksanaan tahun ini masih akan dipetakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Serang Mengaji.

"Ini dalam rangka bagi murid baru, kita masukkan Program Serang Mengaji lagi. Program ini dimulai oleh Ketua Satgas Serang Mengaji, Pak Kiai Haji Enting. Mudah-mudahan berjalan baik dan lancar," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title