Bonus Juara 50 Persen, Bupati Serang Bidik Gelar Juara Umum MTQ Banten 2026, Kafilah Diguyur Hadiah hingga Puluhan Juta
- Taufik Hidayat/Viva Banten
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, memastikan seluruh persiapan menuju MTQ XXIII Provinsi Banten telah rampung. Seluruh peserta telah menjalani pembinaan intensif sesuai bidang masing-masing sehingga dinilai siap bersaing.
"Persiapannya sudah matang. Pembinaan sudah maksimal dan kami optimistis bisa meraih hasil terbaik," kata Budi.
Awalnya Kabupaten Serang menyiapkan sebanyak 66 peserta. Namun setelah proses verifikasi, hanya 65 orang yang diberangkatkan karena satu peserta dari cabang dekorasi putri dinyatakan tidak memenuhi persyaratan hasil seleksi.
Meski jumlah peserta berkurang, optimisme tim tidak berubah. LPTQ Kabupaten Serang menargetkan seluruh cabang perlombaan mampu menembus babak final untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
"Semuanya menjadi prioritas. Kami tidak hanya mengejar satu cabang, tetapi ingin semua cabang bisa masuk final. Setelah masuk final, target berikutnya tentu meraih medali emas," ungkapnya.
Budi menjelaskan setiap peserta memperoleh program latihan sesuai cabang lomba. Peserta tilawah difokuskan meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran, peserta tahfiz memperkuat hafalan beserta tajwid, sedangkan peserta kaligrafi, qiraatul kutub, dan cabang lainnya terus mendapatkan pendampingan dari para pelatih.
Menurutnya, kualitas peserta menjadi faktor utama dalam meraih prestasi karena dewan hakim akan memberikan penilaian berdasarkan kemampuan yang ditampilkan selama perlombaan.
"Kalau kualitas peserta baik, tentu hasilnya akan mengikuti. Kami percaya kualitas tidak bisa dibohongi dan ikhtiar yang maksimal akan menghasilkan prestasi terbaik," ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas pembinaan, Pemerintah Kabupaten Serang juga memastikan kondisi kesehatan seluruh peserta tetap terjaga. Tim kesehatan disiagakan selama pelaksanaan MTQ agar para kafilah dapat mengikuti perlombaan dalam kondisi prima.
Peningkatan perhatian pemerintah daerah juga terlihat dari besaran bonus dan uang saku peserta. Jika pada tahun sebelumnya bonus juara sebesar Rp20 juta, tahun ini nilainya meningkat menjadi minimal Rp30 juta. Bahkan, untuk cabang tertentu seperti Fahmil Quran, bonus yang disiapkan mencapai Rp50 juta.
Tak hanya itu, uang saku peserta juga mengalami kenaikan signifikan. Dari sebelumnya Rp900 ribu per orang, kini meningkat menjadi Rp2 juta bagi setiap peserta yang diberangkatkan ke MTQ Provinsi Banten.