Memiliki Orangtua Disabilitas dan Buruh di Pasar, Adib Tak Patah Semangat Jadi Anggota Polda Jawa Barat

Adib Alwi Zahwan, Calon Bintara Polri Polda Jawa Barat Bersama Orangtua.
Sumber :
  • Polda Jawa Barat.

VivaBantenAdib Alwi Zahwan, remaja asal Pangandaran, Jawa Barat, hidup penuh dengan kesederhanaan dan perjuangan. Memiliki kedua orangtua disabilitas dan bekerja sebagai buruh harian lepas di pasar, tak membuatnya malu untuk menggapai cita-citanya.

img_title Pojok Curhat Polisi dan Aplikasi Satu SDM, Diresmikan Kapolda Jabar

Adib kecil bercita-cita ingin menjadi anggota Polri, untuk mengangkat derajat serta membantu ekonomi kedua orangtua nya di Pangandaran.

Kini, dia sudah resmi diterima sebagai anggota Polri di Polda Jawa Barat dan akan mengikuti pendidikan.

img_title Polda Jawa Barat Panen Raya Jagung di Lahan Seluas 230 Hektar

"Pingin jadi polisi, untuk ngangkat harkat martabat orangtua," ucap Adib, di Mapolda Jabar, ditulis Senin, 06 Juli 2026.

Adib menceritakan bahwa sang ayah setiap hari membungkus gula di pasar, dengan penghasilan tak seberapa. Sedangkan ibu nya, mengurus rumah tangga.

img_title Dindik Cilegon Seleksi Tenaga Pendamping Disabilitas, Bakal Dampingi Siswa Berkebutuhan Khusus

Kedua orangtuanya sudah tunarungu dan tunawicara sejak lahir. Merekalah yang merawat, mendidik dan membesarkan Adib dengan segala perjuangannya. 

"Untuk keadaan orangtua saya, seperti ini, disabilitas sejak lahir, tidak bisa mendengar dan berbicara," tuturnya.

Adib Alwi Zahwan Bersama Kedua Orangtuanya.

Photo :
  • Polda Jawa Barat.

Sebelum lulus dari SMAN 1 Pangandaran, Adib sudah mempersiapkan diri agar lolos menjadi anggota Polri. Selain mengasah kemampuan akademiknya, dia juga rajin berolahraga.

Dengan semangat belajar, berolahraga dan berdoa, Adib dinyatakan lolos sebagai calon Bintara Polri dan menempati ranking dua.

"Saya selalu menyiapkan tes psikologis dan akademik. Pekerjaan bapak, buruh di pasar, bantu nenek bungkus-bungkus gula, ibu, ibu rumah tangga," terangnya.

Biro SDM Polda Jawa Barat mengaku tidak membedakan status ekonomi bagi pendaftar anggota Polri, karena yang dilihat kemampuan akademik, psikologi hingga jasmani individunya.

Seluruh proses pendaftaran, seleksi hingga pengumuman dilakukan secara profesional dan transparan. SDM Polda Jawa Barat berpesan agar Adib maupun seluruh calon Bintara Polri menjaga kesehatan untuk mengikuti pendidikan selanjutnya.

"Selamat ya, jaga kesehatan," ujar Karo SDM Polda Jawa Barat, Kombes Pol Fadly Samad, Senin, 06 Juli 2026.

Setelah dinyatakan lulus sebagai anggota Polri, Adib beserta keluarga diundang berbincang dengan Kabag Binkar SDM Polda Jawa Barat, AKBP Condro Sasongko.

Mantan Kapolres Serang itu berpesan agar Adib menjadi anggota Polri yang jujur, humanis dan bisa bermasyarakat dengan baik.

Halaman Selanjutnya
img_title