84 Persen Santri Darul Iman Lolos PTN, Bukti Pesantren di Pandeglang Mampu Cetak Generasi Berprestasi
- Taufik Hidayat/Viva Banten
VIVA BANTEN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Kabupaten Pandeglang. Sebanyak 11 dari 13 santri yang mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2026 dinyatakan lolos. Hasil tersebut setara dengan tingkat kelulusan mencapai 84 persen.
Pengumuman hasil UMPTKIN 2026 disampaikan pada Selasa, 30 Juni 2026. Para santri yang dinyatakan lolos berhasil menembus sejumlah perguruan tinggi Islam negeri ternama di Indonesia. Mereka diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, hingga UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Capaian itu melanjutkan tren positif yang sebelumnya juga diraih para santri Darul Iman melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Pada pengumuman yang dirilis akhir Mei 2026, sebanyak 11 dari 13 peserta UTBK asal Darul Iman juga berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri.
Mereka diterima di sejumlah kampus favorit, seperti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), serta Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan RI di Yogyakarta dan Banten.
Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Dr. KH Dede Permana, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan.
"Kami telah menyiapkan strategi sejak awal tahun ajaran. Para santri dibekali dengan bimbingan belajar persiapan UTBK bersama instruktur berpengalaman dari lembaga bimbingan belajar profesional. Uji coba ujian atau try out juga dilakukan sebanyak tiga kali," Tutur Kyai Dede, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pesantren juga menghadirkan berbagai narasumber untuk meningkatkan motivasi para santri. Mulai dari alumni yang telah sukses, motivator, hingga psikolog dilibatkan agar para peserta memiliki kesiapan akademik sekaligus mental saat menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Menurut Kyai Dede Permana yang juga merupakan dosen tetap di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, program pendampingan masuk perguruan tinggi negeri mulai dijalankan secara serius sejak 2022. Program tersebut semakin berkembang setelah mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada 2023.
Sejak saat itu, persentase lulusan Darul Iman yang diterima di perguruan tinggi negeri terus mengalami peningkatan. Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa sistem pendidikan yang diterapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi, baik di bidang akademik maupun keagamaan.