Limbah Cemari Sungai Ciujung, Wabup Serang Desak Hasil Uji Laboratorium Segera Diumumkan ke Publik
- Taufik Hidayat/Viva Banten
VIVA BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang memberikan perhatian penuh terhadap dugaan pencemaran limbah di aliran Sungai Ciujung. Kasus ini dinilai berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat sehingga pemerintah meminta proses penanganan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan data ilmiah.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mendesak agar hasil uji laboratorium kualitas air Sungai Ciujung segera diumumkan kepada publik.
Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus mengurangi keresahan yang muncul akibat dugaan pencemaran tersebut.
"Hasil uji laboratorium air diharapkan segera dipublikasikan agar masyarakat memperoleh ketenangan, karena dampaknya sangat serius," kata Najib Hamas, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang terus mengikuti perkembangan penanganan dugaan pencemaran. Namun, kewenangan utama dalam proses teknis berada di pemerintah pusat melalui Balai Besar bersama Pemerintah Provinsi Banten.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang berperan memberikan dukungan terhadap setiap langkah yang dilakukan kedua instansi tersebut. Pemkab Serang juga terus melakukan koordinasi agar proses investigasi berjalan sesuai ketentuan.
Najib menilai masyarakat memiliki hak untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari kualitas air Sungai Ciujung. Informasi yang terbuka akan membantu pemerintah dan warga menentukan langkah yang tepat untuk mengurangi risiko yang mungkin ditimbulkan akibat pencemaran.
Menurutnya, penanganan persoalan lingkungan tidak dapat dilakukan secara parsial. Seluruh pihak harus bekerja sama agar sumber pencemaran dapat ditemukan dan dampaknya segera diminimalkan.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Serang siap mendukung setiap upaya yang dilakukan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Banten. Dukungan tersebut mencakup langkah pencegahan hingga penanganan apabila penyebab pencemaran telah diketahui secara pasti.
"Pemerintah Kabupaten Serang siap melakukan upaya bersama, baik tindakan preventif maupun kuratif sesuai dengan ketentuan undang-undang," ujarnya.
Najib mengatakan investigasi harus dilakukan secara menyeluruh. Pemerintah perlu memastikan jenis limbah yang diduga mencemari Sungai Ciujung sekaligus menelusuri asal sumber pencemaran agar penanganan tidak hanya bersifat sementara.
Ia menilai identifikasi yang akurat menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan lanjutan. Tanpa data yang jelas, langkah penanganan berisiko tidak efektif dan sulit memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.