Pojok Curhat Polisi dan Aplikasi Satu SDM, Diresmikan Kapolda Jabar
- Istimewa
VivaBanten – Polisi mau curhat? Polda Jawa Barat (Jabar) menyediakan Pojok Curhat bagi anggotanya. Kemudian, untuk ngurus pensiun, pindah tugas atau kenaikan pangkat, bisa menggunakan aplikasi Sistem Aplikasi Terpadu (Satu) SDM.
"SDM yang paling bernilai itu apabila seseorang mempunyai karsa. Setiap orang punya beban hidup, tidak ada setiap personel tidak punya masalah, ruang curhat menjadi salah satu solusi. Kita akan merasa berkurang bebannya ketika berbagi, salah satunya ya curhat," ujar Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, Rabu, 24 Juni 2026.
Ketika ada personel Polda Jabar yang ingin pindah tugas, mengajukan pensiun hingga mengurus kepangkatan, bisa menggunakan aplikasi Satu SDM. Sehingga personel yang bertugas jauh dari Bandung, bisa dengan dipermudah menggunakan aplikasi digital tersebut.
Tidak perlu kahu membawa setumpuk dokumen datang ke Mapolda Jabar, untuk mengurus berbagai keperluan. Dengan aplikasi tersebut, menghemat waktu, biaya hingga tenaga.
"Banyak tempat kita yang sulit ditempuh, apalagi tujuannya ke Bandung, bisa dibayangkan izin waktu yang ditempuh kalau dia harus dateng fisik ke Polda Jabar, membawa surat-surat yang dibutuhkan. Ngurus pensiun, bawa-bawa berkas kesini. Kedepannya personel Polda Jawa barat tidak akan kesusahan mengurus hak-hak nya," terangnya.
Polri kini terus mereformasi dirinya untuk beradaptasi dengan dunia digital dan perkembangan tekhnologi. Namun masih ada yang harus dilakukan secara manual, salah satunya patroli keamanan.
"Ketika ada yang perlu melakukan wawancara, konseling, itu memang belum bisa tergantikan tekhnologi, apalagi terkait keamanan," jelasnya.
Kapolda Jabar Bersama Kabagbinkar di Acara Launching Aplikasi Satu SDM.
- Istimewa
Aplikasi Satu SDM memiliki berbagai fitur, seperti layanan kesehatan mental yang terhubung dengan personel dibidang psikologi. Selanjutnya layanan administrasi personel, salah satunya untuk melayani pengajuan cuti.
Terkahir, layanan pengajuan purna tugas atau pensiun bagi personel Polda Jabar, yang kepengurusannya dilakukan secara digital.
"Kami menyadari organisasi bukan karena kekurangan tekhnologi atau anggaran, tapi karena kualitas anggotanya. Selama ini kita ukur kepuasan masyarakat, tapi tidak pernah kita ukur anggota terhadap organisasi. Sumber daya manusia merupakan modal utama terhadap organisasi. Ketika kita sentuh, kita tahu keinginannya," ujar Karo SDM Polda Jabar, Kombes Pol Fadly Samad, Rabu, 24 Juni 2026.