Mantan Wali Kota Serang Syafrudin Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Sumur Pecung
- Istimewa
VIVA BANTEN – Mantan Wali Kota Serang periode 2018–2023, Syafrudin meninggal dunia pada Selasa 23 Juni 2026 sekitar pukul 06.00 WIB setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama kurang lebih sepekan.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh keponakan almarhum, Reynaldi.
Menurutnya, Syafrudin mengembuskan napas terakhir pada pagi hari usai berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
"Benar, beliau meninggal dunia pukul 06.00 WIB. Sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit selama seminggu," ujar Reynaldi yang akrab disapa Rey.
Ucapan belasungkawa pun mengalir atas wafatnya mantan orang nomor satu di Kota Serang tersebut.
Almarhum dikenal pernah memimpin Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada periode 2018–2023.
"Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Syafrudin, Wali Kota Serang Tahun 2018–2023. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Aamiin," demikian bunyi ucapan belasungkawa yang beredar.
Di tengah kondisi kesehatannya yang menurun, semangat almarhum disebut tetap terjaga.
Pada malam sebelum meninggal dunia, Syafrudin masih terlihat berbincang dan bercanda bersama para tetangga yang datang menemaninya di rumah.
"Malam beliau kelihatan baik-baik saja dan ngobrol seperti biasanya di rumah," ungkap Reynaldi, keluarga almarhum, di rumah duka.
Namun, menjelang waktu bakda subuh kondisi almarhum tiba-tiba menurun drastis.
Pihak keluarga menyebut Syafrudin mengalami batuk hebat yang disertai keluarnya darah sebelum akhirnya meninggal dunia.
Pihak keluarga memastikan almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Lokasi tersebut dipilih berdasarkan kesepakatan keluarga karena sebagian makam keluarga berada di area pemakaman yang sama.
"Dimakamkan di TPU Sumur Pecung, itu berdasarkan rapat keluarga karena makam keluarga sebagian ada di TPU itu," ujar Reynaldi di kediaman rumah duka di Jalan Bhayangkara, Kota Serang.
Hingga berita ini diterbitkan, rumah duka masih didatangi kerabat, tokoh masyarakat, dan para pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.