Penjelasan InJourney Soal Keributan Penumpang di Terminal 3 Bandara Soetta

Petugas saat mengamankan penumpang usai membuat keributan di terminal 3, bandara soetta
Sumber :
  • istimewa

VIVA Banten - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menanggapi adanya aksi keributan antar penumpang, hingga adanya pengamanan oleh petugas di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

img_title Mulai 1 Juli, Layanan Umrah Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta

Dalam video yang beredar, nampak seorang penumpang ditarik dan diamankan petugas usai membuat keributan hingga mengancam keselamatan di area keberangkatan terminal 3.

Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 15 Juni 2026 malam. Adanya perselisihan dua orang di area check in Terminal 3 yang memicu keributan, serta berpotensi mengancam keamanan dan keselamatan pengguna jasa bandara lainnya.

img_title Dikirim Untuk WNA di Bali, Pengiriman Ganja Asal Amerika Digagalkan Bea Cukai Bandara Soetta

"Melihat kondisi itu, petugas aviation security (avsec) melakukan penanganan cepat sesuai standar operasional yang berlaku. Petugas segera mendatangi lokasi kejadian," katanya, Selasa, 16 Juni 2026.

Petugas mengendalikan situasi, memisahkan kedua pihak yang terlibat, serta berkoordinasi dengan unsur terkait guna memastikan kondisi tetap aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu operasional bandara maupun kenyamanan pengguna jasa lainnya.

img_title Jadi Kurir Sabu, Mahasiswa Asal Aceh Ditangkap Polres Bandara Soetta

“Selanjutnya, kedua pihak yang berselisih tersebut dibawa ke Pos Polisi Terminal 3 untuk dilakukan mediasi dan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Dalam peristiwa itu, situasi di area Terminal 3 terjaga aman, tertib, dan kondusif. Operasional pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan terhadap fasilitas maupun aktivitas penerbangan.

"Operasional berjalan normal, tanpa ada gangguan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa melalui respons cepat, koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, serta penerapan prosedur keamanan sesuai standar yang berlaku," jelas Yudis.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Senin, 15 Juni 2026 malam telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Permasalahan di selesaikan secara kekeluargaan di pospol 3, Terminal 3. Hingga saat ini, belum ada laporan polisi yang dibuat oleh para pihak ke satreskrim," ungkapnya.