PKD 2026 PMII UIN SMH Banten, 73 Kader Digembleng, Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
- Taufik Hidayat/Viva Banten
VIVA BANTEN – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader berkualitas melalui Pelatihan Kader Dasar (PKD) XIII Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 11 hingga 14 Juni 2026 di Pondok Tahfidz Yan 3 Banten, Kota Serang, diikuti oleh 73 peserta yang lolos dari proses seleksi ketat.
Mengusung tema "Manifestasi Gerakan, Membentuk Pemimpin Masa Depan", pelatihan tersebut menjadi agenda strategis organisasi dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang memiliki kapasitas intelektual, karakter kuat, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sebelum mengikuti pelatihan, sebanyak 107 mahasiswa mendaftarkan diri. Setelah melalui tahapan seleksi, panitia menetapkan 73 peserta yang dinilai memenuhi syarat untuk mengikuti seluruh rangkaian kaderisasi.
Ketua Pelaksana PKD XIII, Sadam Rizki Aziz, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurutnya, PKD menjadi momentum penting untuk membangun karakter kepemimpinan para kader sejak dini.
"PKD XIII PK PMII UIN SMH Banten ini merupakan momentum khusus untuk menggembleng dan membentuk sosok pemimpin yang tangguh di masa yang akan datang," ujar Sadam dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan proses kaderisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Karena itu, seluruh materi dan aktivitas selama pelatihan disusun untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter kader.
Komitmen menjaga mutu kaderisasi juga ditegaskan Ketua Bidang Kaderisasi PK PMII UIN SMH Banten, Muhamad Zidane Prayogi. Menurutnya, seluruh panitia memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan pelaksanaan PKD berjalan profesional dan tetap menjaga integritas organisasi.
"Keprofesionalan Komisariat dalam mengawal PKD ini menjadi komitmen bersama. Ini adalah ikhtiar kolektif kita untuk menjaga integritas dan marwah Komisariat," katanya.
Sementara itu, Ketua PK PMII UIN SMH Banten, Ima Mahdawani, menilai keberhasilan PKD akan menentukan kualitas kader yang nantinya memimpin organisasi, baik di tingkat rayon maupun komisariat.
Ia menegaskan bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar memenuhi tahapan administratif kaderisasi. Lebih dari itu, PKD menjadi ruang pembinaan untuk membentuk kader yang siap menjadi pemimpin masa depan.