Pendonor Darah di Kabupaten Tangerang Naik 10 Persen Setiap Tahun
- Sherly/viva
VIVA Banten - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang mencatat terdapat peningkatan terkait jumlah pendonor darah setiap tahunnya.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) atau UPTD PMI Kabupaten Tangerang, Dr. Zainal Muttaqien mengatakan, setiap tahun angka pendonor naik 10 hingga 15 persen.
"Per tahunnya kita naik di angka sekitar 10 sampai dengan 15 persen pendonor. Artinya, sudah ada antusiasme yang cukup tinggi terhadap aksi donor darah," katanya saat hadir pada rangkaian Hari Donor Darah Sedunia di Tigaraksa, Tangerang, Minggu, 14 Juni 2026.
Angka tersebut turut mempengeruhi ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Tangerang. Berdasarkan data hingga Juni 2026, total stok darah untuk golongan A, B, O dan AB dengan Rhesus positif sebanyak 1.490 kantung. Sementara untuk Rhesus negatif masih kosong.
"Dengan terus meningkatnya pendonor, stok kita pun aman untuk semua golongan darah. Hal ini juga hasil banyaknya kita mengadakan kegiatan donor darah di berbagai acara," ujarnya.
PMI Kabupaten Tangerang juga memberikan penghargaan kepada 54 orang pendonor yang telah menyumbangkan atau mendonorkan darahnya secara sukarela sebanyak 25 kali.
Di mana, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam aksi kemanusiaan.
"Ini sebagai apresiasi kepada para pendonor yang sudah mendonasikan darahnya untuk kemanusiaan tentunya, untuk menolong sesama. Ya perlu kita apresiasi karena dengan darah mereka itu, kita bisa menolong banyak sekali masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.