Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Kota Tangerang Rp51,3 Miliar, Rusdi Janji Bakal Dipangkas!
- Dok
VIVA BANTEN – Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), total anggaran perjalanan dinas DPRD dan Sekretariat DPRD Kota Tangerang pada tahun 2026 sebesar Rp51.338.482.000.
Angka tersebut lebih tinggi Rp12,92 miliar dibandingkan pagu perjalanan dinas tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp38.419.592.000.
Secara akumulatif, anggaran perjalanan dinas DPRD dan Sekretariat DPRD menyerap lebih dari separuh total pagu perjalanan dinas Pemerintah Kota Tangerang yang mencapai Rp94,59 miliar.
Besarnya alokasi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait komitmen efisiensi anggaran di tengah kebijakan penghematan belanja pemerintah yang didorong pemerintah pusat.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam membantah anggapan bahwa anggaran perjalanan dinas DPRD tahun 2026 mengalami kenaikan.
Menurut Rusdi, perbandingan antara anggaran tahun 2025 dan 2026 harus dilakukan menggunakan basis yang sama, yakni antara APBD murni dengan APBD murni.
Ia menjelaskan, pagu perjalanan dinas DPRD dan Sekretariat DPRD Kota Tangerang pada APBD murni 2025 sebenarnya mencapai sekitar Rp63 miliar.
Namun setelah terbit Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja pemerintah, anggaran tersebut mengalami penyesuaian.
"Bukan naik. Dulu anggaran awal 2025 itu posisinya Rp63 miliar. Kemudian keluar Inpres Nomor 1 Tahun 2025 sehingga dilakukan efisiensi. Kalau dibandingkan harus apple to apple, bandingkan anggaran murni dengan anggaran murni," kata Rusdi, Sabtu (13/6/2026).
Ia menegaskan, jika menggunakan metode perbandingan tersebut, maka anggaran perjalanan dinas tahun 2026 justru mengalami penurunan.
"Dibandingkan 2025, tahun 2026 ini kita sudah ada pengurangan di perjalanan dinas dari Rp63 miliar menjadi Rp51 miliar," ujarnya.
Meski demikian, Rusdi memastikan DPRD Kota Tangerang masih akan melakukan efisiensi lanjutan terhadap pos perjalanan dinas pada pembahasan APBD Perubahan 2026.
Menurutnya, pemangkasan anggaran diperkirakan mencapai sekitar 20 persen dari pagu yang ada saat ini.
"Yang pasti nanti di perubahan akan kita efisiensikan dari anggaran yang sekarang. Kisaran 20 persen pasti akan kita kurangi," ungkapnya.
Rusdi mengatakan pembahasan internal terkait efisiensi tersebut telah dilakukan. Dari hasil perhitungan sementara, anggaran perjalanan dinas berpotensi ditekan hingga berada di kisaran Rp40 miliar.