Malaysia Tourism Showcase 2026 Bidik Warga Banten, Tawarkan Surga Liburan hingga Wisata Medis Kelas Dunia

Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Hairi Mohd Yakzan
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

VIVA BANTEN – Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia mulai memperluas promosi destinasi wisata mereka ke Provinsi Banten. Langkah ini dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan Indonesia, khususnya dari wilayah Banten, agar berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di Negeri Jiran pada 2026.

img_title Pesona Pulau Umang: Liburan Pribadi di Pulau Kecil nan Menawan, Berikut Fasilitasnya

 

Melalui kegiatan Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow 2026 yang digelar di Serang, sejumlah destinasi baru diperkenalkan kepada masyarakat. Selain kota-kota populer seperti Kuala Lumpur, Penang, dan Melaka, Malaysia juga mempromosikan kawasan wisata lain yang dinilai memiliki daya tarik tinggi, seperti Ipoh, Perak, Sabah, serta wilayah Borneo yang dikenal dengan kekayaan alam dan hutannya.

img_title 6 Tips Perencanaan Libur Natal dan Tahun Baru yang Penting Diketahui Supaya Liburan Nyaman

 

Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Hairi Mohd Yakzan, mengatakan pihaknya melihat Banten sebagai pasar yang memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan ke Malaysia.

img_title Pengamat Politik Pastikan Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Jadi Strategi Hemat Anggaran Daerah

 

"Sudah lama kami tidak ke Banten. Kami melihat potensi yang besar di Banten ini. Saya merasa kita ada potensi besar untuk mendapat pelancong besar ke Malaysia," ujar Hairi Mohd Yakzan saat menghadiri kegiatan di Aston Hotel Serang, Senin, 8 Juni 2026.

 

 

Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow 2026

Photo :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

 

Menurut data Tourism Malaysia, sepanjang 2025 terdapat sekitar 4,2 juta wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Malaysia. Sebagian besar wisatawan memilih destinasi populer seperti Kuala Lumpur, Penang, dan Melaka sebagai tujuan utama perjalanan mereka.

 

Melihat tingginya angka kunjungan tersebut, Malaysia kini berupaya memperluas pasar wisata dengan menyasar daerah-daerah potensial di Indonesia, termasuk Banten. Untuk mendukung target tersebut, Tourism Malaysia juga menggandeng sejumlah agen perjalanan lokal guna memperkuat promosi dan mempermudah akses wisatawan menuju berbagai destinasi di Malaysia.

 

Hairi menjelaskan, secara global Malaysia menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 47 juta orang. Namun, pihaknya tidak menetapkan target khusus untuk pasar Indonesia karena sejumlah faktor eksternal masih memengaruhi industri pariwisata internasional.

 

Ia menyoroti kondisi geopolitik dunia, termasuk konflik yang terjadi di beberapa kawasan, kenaikan harga tiket pesawat, serta fluktuasi nilai tukar mata uang terhadap dolar Amerika Serikat yang berdampak pada daya beli masyarakat dan minat perjalanan internasional.

 

Meski demikian, pemerintah Malaysia tetap optimistis sektor pariwisata akan terus tumbuh. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap hiburan, rekreasi, dan liburan tetap tinggi meskipun kondisi ekonomi global menghadapi berbagai tantangan.

Halaman Selanjutnya
img_title