Dirut ASDP Sebut Idul Fitri 2026 di Indonesia Bakal Dirayakan Secara Berbeda
- Viva.co.id/Yandhi
VivaBanten – Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, sebut perayaan Idul Fitri 2026 di Indonesia kemungkinan akan terjadi perbedaan.
Kemudian pemerintah juga telah menerapkan kebijakan bekerja dari mana saja, untuk menekan kepadatan saat puncak arus mudik.
Hal itu dikatakan Heru saat mengunjugi Posko ASDP Indonesia Ferry di Rest Area KM43, Tol Tangerang - Merak.
"Kemungkinan Lebaran kali ini berbeda. Karena adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah, lalu libur dan cuti bersama yang diperpanjang, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih leluasa untuk melakukan perjalanan," jelas Heru Widodo, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Minggu, 15 Maret 2026.
Puncak arus mudik Idul Fitri 2026 di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026. Salah satu langkah persiapannya, melihat posko ASDP dan kesiapan Rest Area KM43 dan KM68 tol Tangerang - Merak.
Antrean Kendaraan di GT Merak.
- Potongan Layar CCTV.
"Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 dan 19 (Maret) kemungkinan," katanya.
Pria yang pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PKB ini mengatakan bahwa sudah ada kenaikan sekitar 5 persen dibanding hari biasa, untuk arus kendaraan maupun pemudik yang menyebrang dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Kemudian selama arus mudik Idul Fitri 2026, Heru memprediksi ada kenaikan perjalanan sekitar 9,3 persen.
"Untuk proyeksi tahun ini, kami memperkirakan ada kenaikan sebesar 9,3 persen untuk wilayah penyeberangan dibanding tahun lalu," ucapnya.