Indosat GenSi 2025: Ajak Ratusan UMKM Sulap Koneksi Internet Jadi Cuan, Diajari Bikin Konten Kece!
VIVA BANTEN – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan ekonomi rakyat.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) bertajuk Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat menggandeng lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk belajar cara memaksimalkan internet menjadi keuntungan bisnis.
Acara yang mengusung tema Mengubah Konektivitas Menjadi Keuntungan ini digelar di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Jakarta.
Fokus utamanya bukan sekadar ketersediaan sinyal, melainkan bagaimana infrastruktur digital tersebut bisa mendatangkan uang bagi para pedagang kecil.
Program ini dirancang untuk memastikan teknologi benar-benar berdampak nyata.
Indosat berkolaborasi dengan akademisi dan praktisi industri untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis yang bisa langsung dipraktikkan, mulai dari pemasaran hingga produksi konten.
Pelatihan dibagi menjadi beberapa sesi padat. Sesi pembuka diisi oleh Pendiri OK OCE Indonesia, Dr. Indra Cahya Uno.
Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir (mindset) modern dan memanfaatkan jejaring komunitas digital sebagai peluang ekonomi baru.
Materi berlanjut ke strategi teknis yang dibawakan oleh Chief Marketing Officer Ratban, Ridwanul Karim.
Ia membedah strategi pemasaran digital berbiaya rendah yang cocok untuk kantong UMKM.
Ridwanul juga mengajarkan teknik bercerita (storytelling) agar produk lebih dekat dengan hati konsumen.
Tak hanya teori, peserta langsung diajak praktik membuat konten visual yang menarik.
Bersama Silva Sandiarini dari Nikon Indonesia, para pelaku UMKM belajar teknik fotografi produk dan video pendek. Mereka diajarkan cara mengatur pencahayaan, komposisi, hingga pembingkaian (framing) agar foto produk terlihat profesional dan layak jual.
Pihak akademisi menyambut positif inisiatif ini.
Community Engagement & Government Relations Manager UMN, Andy Firmansyah, menilai program GenSi sangat efektif karena materi yang diberikan bersifat aplikatif, bukan sekadar teori di atas kertas.
"Program ini memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan UMKM. Pendekatan seperti ini penting untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan proses pembelajaran," ujar Andy.
Melalui GenSi, Indosat berharap para pelaku UMKM pulang dengan bekal lengkap.
Mulai dari mental bisnis yang kuat, strategi pemasaran jitu, hingga kemampuan memproduksi konten visual yang mampu mendongkrak omzet penjualan.