Periode Nataru 2025/2026, Pergerakan Penumpang di Bandara Soetta Naik Signifikan

Pergerakan penumpang di Terminal 3 Bandara Soetta
Sumber :
  • Sherly/viva

VIVA Banten - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, mencatat, pergerakan penumpang dan pesawat di periode natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026 mengalami peningkatan signifikan.

img_title Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau : Bandara Soetta Tutup, Polisi Cek Kesehatan Penumpang

Berdasarkan data, sejak periode 15 hingga 21 Desember 2025, Bandara Soekarno-Hatta telah melayani pergerakan penumpang sebanyak 1.182.490 orang dengan total pergerakan pesawat mencapai 7.811 movement.

"Angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas penerbangan pada awal periode libur akhir tahun, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru," kata General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, Selasa, 23 Desember 2025.

img_title Operasional Terganggu Abu Vulkanik Anak Krakatau, 301 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak

Lanjut dia, pada periode akhir pekan libur natal, khususnya Sabtu dan Minggu, Bandara Soekarno-Hatta mencatat peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat.

Di mana, pada Minggu, 21 Desember 2025, realisasi pergerakan pesawat mencapai 1.158 movement dengan jumlah penumpang sebanyak 174.684 orang.

img_title Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Tutup Hingga 13.30

Sementara, dari pemantauan operasional hingga Senin, 22 Desember 2025, pergerakan penumpang dan penerbangan masih menunjukkan tren peningkatan.

"Kondisi ini mencerminkan arus libur Natal yang berlangsung bertahap dengan intensitas pergerakan yang terus menguat di sekitar periode akhir pekan," ujarnya.

Nantinya, untuk puncak arus libur tahun baru 2026 diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dengan proyeksi 1.141 pergerakan pesawat dan 181.888 penumpang. Lalu, puncak arus balik nataru diperkirakan berlangsung pada 4 Januari 2026.

Selama periode nataru terdapat sejumlah destinasi yang menjadi favorit para pelancong. Hal ini berdasarkan data pergerakan tujuan penumpang.

"Ada beberapa destinasi domestik dengan pergerakan penumpang tertinggi meliputi Denpasar, Surabaya,, Makassar, Kualanamu, dan Palembang. Adapun destinasi internasional didominasi oleh Singapura dan Kuala Lumpur (KUL), diikuti Jeddah, Don Mueang, dan Penang," jelas Heru.

Hal ini turut disertai dengan kesiapan operasional dan penguatan koordinasi lintas instansi serta respons adaptif terhadap berbagai faktor eksternal, termasuk dinamika cuaca.

"Kami mengimbau pengguna jasa untuk selalu memperhatikan informasi penerbangan dari maskapai, mengantisipasi potensi perubahan jadwal akibat cuaca ekstrem, serta menyiapkan waktu perjalanan yang lebih fleksibel," ungkapnya.