Ultimatum Keras Ulama NU dari Lirboyo: Damai 3×24 Jam atau Muktamar 2026 hingga MLB Jadi Jalan Terakhir
- Taufik Hidayat/Viva Banten
VIVA BANTEN – Musyawarah Kubro Alim Ulama dan Sesepuh Nahdlatul Ulama yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Minggu, 21 Desember 2025, mengeluarkan sikap tegas terkait konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Forum ulama memberi ultimatum jelas: islah atau rekonsiliasi harus terwujud dalam waktu 3×24 jam. Jika gagal, opsi muktamar hingga Muktamar Luar Biasa (MLB) disiapkan.
Para kiai menilai konflik yang berlarut-larut telah menggerus wibawa Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Situasi ini dinilai berbahaya karena berdampak langsung pada kepercayaan warga NU dan publik luas. NU selama ini dikenal sebagai organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi musyawarah, kebijaksanaan, dan persatuan.
Musyawarah Kubro di Lirboyo dihadiri jajaran Mustasyar PBNU, antara lain KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Ma’ruf Amin, KH Said Aqil Sirodj, dan KH Muhammad Nuh Addawami. Hadir pula pengurus PBNU, pimpinan lembaga dan badan otonom, serta para pengasuh pesantren dari berbagai daerah. Secara keseluruhan, 521 Pengurus Wilayah NU (PWNU) dan Pengurus Cabang NU (PCNU) mengikuti secara langsung. Sementara itu, 197 PWNU dan PCNU lainnya bergabung melalui jaringan virtual.
Dalam pernyataan sikapnya, forum menyampaikan keprihatinan mendalam atas dinamika di tubuh PBNU. Para ulama menilai polemik internal telah menimbulkan kegaduhan yang tidak produktif. Dampaknya tidak hanya dirasakan di internal organisasi, tetapi juga mencoreng citra NU sebagai jam’iyah besar yang menjadi rujukan umat.
Setelah mendengar pandangan para Mustasyar dan masukan dari perwakilan PWNU, Musyawarah Kubro merumuskan tawshiyah berlapis. Tawshiyah ini disusun sebagai langkah penyelamatan organisasi, bukan sebagai bentuk tekanan personal kepada pihak tertentu.
Setelah memperhatikan pandangan dan arahan beberapa kiai dan sesepuh Nahdlatul Ulama dari jajaran Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, serta mempertimbangkan pandangan dan usulan dari beberapa Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, Forum Musyawarah Kubro Alim Ulama dan Sesepuh Nahdlatul Ulama dengan ini menyampaikan seruan dan tawshiyah sebagai berikut:
Pertama, Musyawarah Kubro Alim Ulama dan Sesepuh Nahdlatul Ulama melihat dan merasakan secara langsung betapa konflik yang terjadi di dalam jajaran internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama telah meruntuhkan marwah dan wibawa Jam’iyah, serta secara nyata telah menghilangkan kepercayaan publik yang selama ini terbangun kepada Nahdlatul Ulama.