Bulog Sebut Stok Beras dan Minyak di Lebak-Pandeglang Melimpah Jelang Nataru, Harga Tetap Murah

Bulog Lebak Pandeglang
Sumber :

VIVA BANTEN – Kabar melegakan datang bagi warga Kabupaten Lebak dan Pandeglang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

img_title Hari Mangrove Sedunia: Harapan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Perum Bulog memastikan stok kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi sangat aman dan melimpah.

Kepala Cabang Bulog Lebak dan Pandeglang, Muhammad Syaukani, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir akan kekurangan pasokan. 

img_title Agraria Bukan Maritim, Diskusi Soal Pertanian dan Solusinya

Pihaknya menjamin ketersediaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan di akhir tahun.

"Stok beras SPHP di Lebak dan Pandeglang masih mencukupi dengan harga jual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ketersediaan Minyakita juga dipastikan aman dengan harga yang tetap stabil," tegas Syaukani, Minggu 21 Desember 2025.

img_title Polda Jabar Gelar Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT Bhayangkara ke 80

Syaukani menjelaskan bahwa Bulog telah melakukan antisipasi dini. Pihaknya rutin memantau pergerakan harga dan stok di pasar-pasar tradisional. 

Langkah ini diambil untuk mencegah gejolak harga yang kerap terjadi saat hari besar keagamaan.

Terkait harga, Syaukani merinci angka yang sangat terjangkau bagi masyarakat. 

Beras SPHP dari Bulog dibanderol seharga Rp11.000 per kilogram, dengan harga jual maksimal di pasaran sesuai HET sebesar Rp12.500 per kilogram.

Sementara itu, komoditas minyak goreng rakyat atau Minyakita dijual dikisaran Rp15.700 per liter. Bahkan di beberapa titik distribusi, harganya bisa lebih murah yakni Rp15.500 per liter.

"Harapannya masyarakat tidak perlu khawatir, baik terkait ketersediaan stok maupun stabilitas harga selama Nataru," harapnya.

Kinerja Bulog dalam mengamankan pasokan pangan ini mendapat apresiasi dari legislatif. 

Anggota DPRD Pandeglang, TB Udi Juhdi, menilai langkah Bulog sangat krusial dalam menjaga neraca perdagangan daerah.

Politisi Partai Gerindra tersebut berharap Bulog terus meningkatkan kapasitasnya dalam mengelola stok komoditas strategis. Menurutnya, distribusi yang lancar adalah kunci menekan inflasi daerah.

"Terima kasih atas dukungan dan kerja sama Bulog selama ini. Kelancaran distribusi bahan pangan strategis menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan neraca perdagangan daerah," pungkas Udi.