Anti Ribet, Lapor Pungli di Kota Serang Sekarang Bisa Langsung ke WA Pak Wali Loh

Wali Kota Serang Budi Rustandi
Sumber :

VIVA BANTEN – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, membuat terobosan tegas untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) yang menghambat kemajuan daerah. 

img_title Pasar Lama Kota Serang Bakal Jadi Kawasan Bisnis, Pasar Tradisional Dipindah ke Kepandean

Ia membuka jalur pengaduan langsung bagi masyarakat maupun investor yang merasa dirugikan oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat memberikan sambutan pada acara Malam Anugerah Pajak Daerah Tahun 2025 di Hotel Aston, Rabu (10/12/2025). 

img_title Insentif Budi-Agis Bukan Kebijakan Khusus, Pemkot Serang Mengacu PP 69 Tahun 2010

Ia menjamin keamanan dan kenyamanan penuh bagi siapa saja yang ingin menanamkan modal di Kota Serang.

Budi menegaskan tidak akan menoleransi adanya hambatan dalam proses investasi. 

img_title Bukan Legalisasi Miras, KH Matin Syarkowi Sebut Revisi Perda PUK untuk Tertibkan Hiburan Liar

Ia meminta korban pungli untuk tidak ragu melapor langsung ke nomor pribadinya agar bisa segera ditindaklanjuti.

"Saya jamin kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh investor. Jika ada pungli, laporkan langsung melalui WhatsApp kepada saya," tegas Budi di hadapan para tamu undangan.

Langkah ini diambil untuk memastikan iklim investasi di Kota Serang tetap kondusif, aman, dan bebas dari biaya-biaya siluman. 

Budi ingin memastikan roda perekonomian daerah berputar lancar tanpa gangguan birokrasi yang korup.

Selain fokus pada investasi, Budi juga menyoroti kinerja penerimaan pajak daerah. 

Ia menyampaikan rasa syukurnya karena penerimaan pajak tahun 2025 mengalami kenaikan. 

Meski demikian, ia tetap memberikan catatan evaluasi bagi wilayah-wilayah yang capaian pajaknya masih rendah.

Wali Kota memberikan kesempatan hingga tahun 2026 bagi wilayah tersebut untuk memperbaiki kinerja. 

Sebaliknya, ia memberikan jaminan keamanan jabatan bagi pejabat di wilayah yang berhasil mencatatkan pendapatan pajak yang baik. 

Mereka dipastikan tidak akan dipindahkan sebagai bentuk apresiasi.

Budi mengingatkan bahwa pajak yang dibayarkan warga memiliki peran vital. 

Dana tersebut dikembalikan sepenuhnya untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga penataan kebersihan kota.

Momentum ini juga menjadi ajang syukuran atas prestasi Pemkot Serang yang baru saja meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Kota Sangat Inovatif. 

Budi menyebut capaian ini sebagai bukti kerja keras pemerintah dan dukungan masyarakat demi mewujudkan Kota Serang yang bahagia dan sejahtera.