Harga Kebutuhan Pokok Melonjak Saat Nataru, Bandara Soetta Bagikan 7 Ribu Paket Sembako Gratis

Pemberian paket sembako gratis
Sumber :
  • istimewa

VIVA Banten - Sebanyak 7 ribu paket sembako dibagikan secara gratis oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

img_title Mulai 1 Juli, Layanan Umrah Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta

Ribuan paket sembako dengan total anggaran Rp1,2 miliar ini diberikan kepada masyarakat di 14 desa di Kabupaten Tangerang, 13 kelurahan di Kota Tangerang, 2 kelurahan di Jakarta Barat, serta 6 desa di Kabupaten Serang dan Pandeglang.

Bantuan yang terdiri dari beberapa item kebutuhan seperti, beras, minyak dan gula ini diberikan guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang natal dan tahun baru. Terlebih, pada periode ini, harga sejumlah bahan pokok merangkak naik.

img_title Kemenekraf : Kehadiran eVTOL Dorong Ekonomi Kreatif Indonesia

"Bantuan ini diberikan kepada masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dalam menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," kata General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi.

Tidak hanya itu, pemberian tersebut merupakan melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui kegiatan bertajuk InJourney Airports Berbagi “Melayani Sepenuh Hati, Memberi Manfaat untuk Negeri”.

img_title Helikopter Tanpa Awak Untuk Daerah 3T, Kemenhub : Regulasi Sudah Disiapkan

"Penyaluran dilakukan sebagai bentuk komitmen Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan dampak sosial yang nyata bagi wilayah yang berada di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) maupun wilayah Banten lainnya," ujarnya.

Program ini melanjutkan inisiatif serupa yang telah dilakukan pada periode Nataru Tahun 2024, di mana InJourney Airports menyalurkan 3.000 paket sembako di 18 desa dan kelurahan di sekitar Bandara Soekarno-Hatta.

"Tahun ini, cakupan program ditingkatkan sebagai bentuk penguatan komitmen perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 1 tanpa kemiskinan dan TPB nomor 2 zero hunger sesuai panduan SDGs dan ISO 26000," ungkapnya.