UIN SMH Banten Umumkan Keringanan UKT bagi Mahasiswa Sumatera dan Aceh Terdampak Bencana

UIN SMH Banten memberikan keringanan UKT
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

VIVA BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mengumumkan kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa asal Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana alam. Kebijakan ini menjadi langkah cepat kampus dalam merespons situasi darurat yang dialami sebagian mahasiswa. Selain sebagai bentuk empati, keputusan tersebut juga bertujuan memastikan kelangsungan pendidikan mahasiswa tidak terganggu oleh kondisi krisis yang mereka alami.

img_title 2.210 Mahasiswa Baru UIN SMH Banten Ditantang Rebut Bonus Demografi, Prof Ishom: Ini Peluang Emas Indonesia

Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr Ali Muhtarom, menegaskan bahwa kampus memiliki dasar hukum yang jelas dalam pengambilan kebijakan ini. Semua tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Rektor yang mengatur pemberian keringanan UKT pada kondisi force majeure.

“Pihak UIN SMH Banten akan memberikan keringanan UKT bagi mahasiswa yang kena dampak bencana di Sumatera dan Aceh,” ujar Ali Muhtarom ketika dikonfirmasi, Selasa, 9 Desember 2025. 

img_title Atlet Panjat Dinding UIN SMH Banten Bersinar di POMPROV VIII Banten, Rentetan Prestasi Kampus Kian Mengesankan

Ia menyebutkan, kebijakan tersebut bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga langkah nyata kampus dalam memastikan para mahasiswa tetap bisa melanjutkan studi tanpa terbebani kondisi ekonomi keluarga yang terganggu.

Ali menjelaskan, SK Rektor mengatur bahwa kampus dapat mengambil kebijakan khusus ketika mahasiswa menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam. Dalam situasi seperti ini, universitas berhak memberikan dukungan melalui berbagai bentuk keringanan biaya pendidikan. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan pendidikan, terutama bagi mahasiswa yang keluarganya mengalami kerugian material atau kehilangan mata pencaharian akibat bencana.

img_title UIN Banten dan Badiklat BPK RI Jalin Kemitraan, Dosen Didorong Tembus Jurnal SINTA 2, Riset Keuangan Negara

“Ini bagian dari empati kampus. Kami ingin meringankan beban mereka yang sedang menghadapi musibah,” tambah Ali. 

Menurutnya, bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara dan Aceh berdampak langsung terhadap kondisi psikologis dan finansial mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut. Karena itu, kampus merasa berkewajiban mengambil langkah cepat.

Saat ini, tim akademik dan kemahasiswaan sedang melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah mahasiswa yang terdampak secara langsung. Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh agar kebijakan keringanan UKT dapat diterapkan secara tepat sasaran.

“Tim akademik dan kemahasiswaan sedang mendata jumlah mahasiswa yang secara khusus terkena dampak bencana alam dari daerah Sumatera dan Aceh untuk diberikan keringanan UKT,” jelas Ali. 

Halaman Selanjutnya
img_title