Dies Natalis UIN Banten, Wagub Dimyati Natakusumah Tantang Jadi Motor Inovasi dan Mitra Strategis Pemerintah

Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

VIVA BANTEN Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya peran Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam pembangunan daerah. Ia berharap, pada momentum Dies Natalis ke-63, UIN Banten mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Banten dan kesejahteraan masyarakat.

img_title UIN Banten dan Badiklat BPK RI Jalin Kemitraan, Dosen Didorong Tembus Jurnal SINTA 2, Riset Keuangan Negara

“Mudah-mudahan kampus ini bisa berkontribusi besar bagi kepentingan Banten, terutama Pemerintah Provinsi dan masyarakatnya,” ujar Dimyati saat memberikan sambutan pada peringatan Dies Natalis di Gedung Rektorat UIN SMH Banten, Senin, 27 Oktober 2025.

Menurutnya, kehadiran UIN Banten harus memberikan impact yang signifikan, tidak hanya di ranah akademik, tetapi juga dalam penyelesaian persoalan sosial, ekonomi, dan keagamaan di Banten.

img_title Bupati Zakiyah Gelontorkan Rp1 Miliar Demi Kejar Juara MTQ Banten 2027, 20 Calon Kaligrafer Ditempa Setahun di Lemka

Kolaborasi Strategis dengan Pemprov Banten

Dalam keterangannya, Wagub menegaskan komitmennya membangun kolaborasi erat antara Pemprov Banten dan UIN SMH Banten.

img_title Rektor UIN SMH Banten ke Lebak, KKN Nusantara 2026 Dipacu Jadi Penggerak Perubahan Banten Selatan

Ia bahkan membuka peluang bagi kalangan akademisi untuk turut mengkaji dan memberikan masukan terhadap kebijakan daerah.

“Kalau perlu, APBD Banten dibedah oleh para akademisi UIN. Dengan begitu, hasilnya bisa lebih impactful untuk masyarakat,” kata Dimyati.

Ia menilai, kerja sama antara dunia kampus dan pemerintah akan menciptakan solusi yang lebih efektif. 

“Output, outcome, benefit, dan impact keberadaan UIN harus benar-benar terasa. Ini bukan hanya soal pendidikan, tapi soal kontribusi nyata,” tegasnya.

UIN Banten Dianggap Kampus Bernilai Religius dan Berbeda

Dimyati juga memuji karakter UIN SMH Banten sebagai kampus bercorak religius yang mencetak generasi berilmu sekaligus berakhlak. 

Ia menyebut, perbedaan itu menjadi kekuatan utama UIN dibanding universitas umum lainnya.

“Beda dengan universitas umum. Di UIN, mahasiswa dididik bukan hanya cerdas, tapi juga beriman dan bertakwa. Bahkan dari jubah akademiknya saja, sudah terlihat nilai-nilai keagamaannya,” ujarnya.

Menurutnya, keunggulan itu harus dijaga sebagai identitas kampus Islam yang berperan besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Banten. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi bagi kemajuan UIN.

“Pemerintah Provinsi Banten berterima kasih kepada Kementerian Agama, rektorat, senat, dan seluruh dosen yang telah mencetak anak-anak Banten menjadi generasi berilmu dan beriman,” tutur Dimyati.

Halaman Selanjutnya
img_title