Kaget Dikira di Grebek Warga Karena Pacaran di Kontrakan, Taunya Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi
- Pemkot Cilegon
VivaBanten – Lagi asik pacaran bersama kekasihnya, SW (28) kaget kontrakannya di datangi polisi. Dikira digrebek warga, taunya dia ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu.
SW bersama kekasihnya sedang mesra-mesraan di dalam kontrakannya di Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. Saat pintu di gedor dia kaget, karena mengira warga menggrebeknya.
Ternyata SW ditangkap Satresnarkoba Polres Serang, karena menjual narkoba jenis sabu.
"Tersangka SW alias Menon diamankan di rumah kontrakannya saat berduaan dengan pacarnya," terang Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, ditulis Selasa, (21/10/2025).
Warga yang curiga atas perilaku SW, karena kerap pergi dan datang buru-buru. Selain itu, meski tidak bekerja, namun dia bisa memenuhi segala kebutuhan hidupnya.
Kecurigaan itu, membuat warga melapor ke polisi. Hingga mereka melakukan penyelidikkan dan pengintaian.
Kasat Resnarkoba Polres Serang, AKP Bondan (Kedua dari Kanan).
- Yandi/BantenViva
"Dalam penggeledahan, petugas mengamankan 9 paket yang diduga sabu dari dalam dompet. Petugas juga mengamankan satu timbangan digital serta handphone yang biasa digunakan sebagai sarana menjual sabu," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka SW mengaku baru 2 bulan melakukan bisnis menjual sabu. Tersangka mengedarkan narkoba karena sulit mendapatkan pekerjaan dan tergiur dengan keuntungan besar dalam waktu singkat.
“Tersangka mendapatkan sabu dari KA (DPO), warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, namun tidak mengetahui tempat tinggalnya karena transaksi sabu dilakukan di jalanan,” jelas AKP Bondan Rahadiansyah, Kasatresnarkoba Polres Serang, Selasa, (21/10/2025).
Menurut Bondan, saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar berinisial KA yang memasok sabu tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan narkoba atau kegiatan lain yang berpotensi meresahkan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan upaya preventif dan represif agar masyarakat terbebas dari ancaman narkoba. Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberantas jaringan narkotika. Laporkan segera agar bisa kami tindaklanjuti," pungkasnya.