Perkuat Koperasi Desa Merah Putih, Kemenkop Gandeng Kejaksaan dan Rekrut Tenaga Pendamping

Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono
Sumber :
  • Engkos Kosasih/Viva

VIVA BANTEN – Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat pendampingan dan pengawasan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih melalui kolaborasi dengan Kejaksaan Agung dan rekrutmen tenaga profesional. 

img_title Seleksi Koperasi Merah Putih 2026 Bikin Peserta Geleng Kepala, Soal Ujian Materi Dinilai Tak Masuk Akal

Upaya ini dilakukan untuk memastikan tata kelola koperasi berjalan baik, transparan, dan akuntabel.

Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, menyatakan bahwa pendampingan akan dilakukan oleh Business Assistant yang akan diumumkan dalam waktu dekat. 

img_title Mandatori Presiden, Pemkot Serang Terjunkan PPPK Bergelar S1 Bangun Koperasi Merah Putih di Kota Serang

"Satu orang Business Assistant itu akan bertanggung jawab terhadap 10 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry di Tangerang Selatan, Jumat (26/9/2025).

Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dukungan langsung kepada pengurus koperasi di lapangan.

img_title Banten Jadi Proyek Percontohan Pengawasan Dana Desa

Selain itu, Kemenkop UKM juga tengah merekrut ribuan tenaga Project Management Officer (PMO) yang akan ditempatkan di setiap dinas provinsi dan kabupaten/kota. 

Tenaga PMO ini akan membantu mengoordinasikan program-program Kemenkop di daerah. 

Kementerian juga berencana menempatkan pegawai negeri sipil dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di masing-masing koperasi. 

"P3K ini akan membantu secara administratif kegiatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. 1 Koperasi ada 3 P3K," tambah Ferry.

Dalam aspek pengawasan, Kemenkop UKM tidak hanya mengandalkan pengawasan internal dari anggota dan pengawas koperasi. Pihaknya, telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung. 

Melalui kerja sama ini, aplikasi Jaga Desa milik Kejaksaan Agung akan ditambahkan fitur khusus untuk koperasi desa. 

"Fitur ini akan berfungsi melakukan pengawasan dan juga mitigasi risiko," jelas Ferry.

Ferry berharap, 80 ribu KoperasiDesa dan Kelurahan Merah Putih di Indonesia, sudah berjalan pada akhir Oktober 2025.

"Mudah-mudahan sudah berjalan semuanya," pungkasnya.