PKC PMII Banten Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Perjuangan untuk Rakyat

Pelantikan PKC PMII Banten
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

VIVA BANTEN – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten resmi dilantik, agenda berlangsung di Banten Islamic Center Baitul Qur’an, Keraton Kesultanan Banten, Kota Serang. Dengan tema “Visioning Kaum Pergerakan: Konsolidasi Kekuatan untuk PMII Banten Berdaya Mewujudkan Perubahan”, pelantikan ini menjadi momentum besar bagi mahasiswa Banten, pada Sabtu, 20 September 2025.

img_title Menko Airlangga Resmi Luncurkan Vokasi Nasional 2026 di Banten, BBPVP Serang Bidik 4.800 Peserta Siap Kerja

Ketua PKC PMII Banten, Winah Setiawati, menyampaikan pidato penuh semangat. Ia mengobarkan sumpah mahasiswa Indonesia di hadapan kader, alumni, dan tokoh masyarakat.

“Hidup mahasiswa! Tanah air tanpa penindasan, bahasa tanpa kebohongan, dan bangsa yang merdeka,” kata Wina.

img_title Muktamar NU ke-35 di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, PMII: Apakah Banom?

Menurutnya, mahasiswa harus menjadi garda terdepan memperjuangkan keadilan. Gerakan mahasiswa bukan untuk melawan pemerintah, melainkan bentuk kepedulian kepada rakyat.

Hadirnya Dukungan Tokoh Penting

img_title FKUB Kota Serang Deklarasikan Perang terhadap Intoleransi, Bentuk Tim Siaga dan Dorong Perda Kerukunan

Pelantikan ini dihadiri tokoh penting daerah, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, serta A’wan PBNU KH Matin Syarkowi. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa PMII masih relevan dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Wina berterima kasih kepada senior, alumni, dan keluarga yang selalu mendukung perjuangan kader PMII. 

“Tanpa doa mereka, saya tidak mungkin berdiri di sini,” katanya.

PMII Luncurkan Lembaga Bantuan Hukum

Selain pelantikan, PMII Banten juga memperkenalkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bernama Sahabat Law Office & Associate. Lembaga ini resmi terdaftar dan siap mendampingi masyarakat yang terjerat masalah hukum.

Wina menegaskan, LBH PMII sudah terjun menangani kasus-kasus penting, mulai dari galian ilegal di Cilegon, tawuran di Pejaten, hingga pengabaian lingkungan di Tangerang. Lembaga ini juga membantu korban calo kerja di Kabupaten Serang.

“Kami sudah mengembalikan banyak hak masyarakat. Kini saatnya bergerak bukan hanya lewat demonstrasi, tapi juga melalui aksi nyata,” ujarnya.

Wina mengingatkan bahwa PMII Banten lahir dari perjalanan panjang dan melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah di posisi strategis. Karena itu, ia menuntut kader muda untuk tampil lebih disiplin, profesional, dan intelektual.

“Mahasiswa harus punya prinsip. Saat orang lain tidur, kita bangun. Saat orang lain bangun, kita sudah jalan. Saat orang lain jalan, kita lari. Saat orang lain lari, kita terbang,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah.

Halaman Selanjutnya
img_title