Polres Bandara Soetta Tangani Balita Pengidap TBC dan Stunting di Tangerang

Polres Bandara Soetta saat melihat kondisi Paris
Sumber :
  • Sherly/viva

VIVA Banten - Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan penanganan pada seorang balita berusia 2 tahun 6 bulan bernama Paris, yang menderita tuberculosis (TBC) dan stunting.

img_title Jaga Kehamilan Sejak Dini, Siloam Hospitals Perkenalkan Konsep Baru Layanan Mom and Child

Balita yang merupakan anak dari pasangan Saipul dan Elly ini tinggal di kawasan sekitar Bandara Soetta, yakni Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Saipul, ayah Paris mengungkapkan bahwa putranya teridentifikasi TBC dan stunting sejak usia tujuh bulan.

img_title Siloam Hospitals Tingkatkan Layanan Onkologi Lewat Keahlian Global, Kolaborasi, dan Inovasi Klinis

"Anaknya susah makan, jadi berat badannya sulit naik,” katanya, Kamis, 18 September 2025.

Saipul diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan di Bandara Soekarno-Hatta dan istri yang bekerja sebagai ibu rumah tangga. Perekonomian yang sulit, membuat keluarga Saipul tinggal di lingkungan yang kurang layak, sehingga membutuhkan perhatian khusus.

img_title Dari Layanan Kesehatan hingga UMKM, Jasindo Perkuat Fondasi Kesejahteraan Masyarakat Baduy

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald FC Sipayung mengatakan, melihat kondisi tersebut, pihaknya melakukan penanganan kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang berisiko mengalami stunting berkepanjangan.

"Paris akan menjadi anak asuh Polres Bandara selama enam bulan. Kami akan memberikan intervensi kesehatan, memantau kondisinya, dan menyediakan makanan bergizi seperti susu, telur, serta vitamin agar berat badannya meningkat ke kondisi ideal," ujarnya.

Nantinya, tim Dokkes Polres Bandara akan melakukan kontrol kesehatan secara rutin setiap pekan selama program berlangsung.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, Polres Bandara Soekarno Hatta juga memberikan bantuan paket makanan bergizi untuk Paris seperti telur, biskuit, buah buahan dan vitamin.

"Paket makanan bergizi dan vitamin ini untuk mengatasi balita ini dari stunting. Dengan program pendampingan ini, kami optimis Paris akan menjadi anak sehat, berat badannya naik dan bebas dari stunting," terangnya.

Ditambahkan, Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan Klinik Polres Bandara Soekarno-Hatta, Dedy Kurniawan menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan Paris mengalami TBC pada paru-paru dan tengah menjalani pengobatan di rumah sakit serta puskesmas setempat.

"Selain TBC, Paris masuk kategori stunting. Di usia 2,5 tahun, berat badannya hanya 8,7 kilogram, padahal idealnya sekitar 12 kilogram. Penanganannya harus menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, pemberian makanan bergizi, hingga vaksinasi," tambahnya.

Tidak hanya fokus pada Paris, Polres Bandara juga menggelar bakti sosial dengan membagikan 200 paket sembako kepada pengemudi ojek online, buruh, serta pekerja bandara lainnya. Kegiatan pangan murah turut dilaksanakan dengan menjual 15 ton beras seharga Rp52 ribu per 5 kilogram, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp62 ribu.