Uji Coba Dapur Sekolah, Semua Siswa Bersuka-cita Menyantap Makanan

Makan Bergizi Gratis
Sumber :

VIVA BANTEN –Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pola dapur sekolah di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 11 September 2025 lalu, berlangsung meriah. 

img_title Abu Vulkanik Anak Krakatau, Sekolah di Tangerang Tetap Tatap Muka : Pelajar Wajib Pakai Masker

Para siswa terlihat antusias menyantap makanan yang disiapkan tim dapur sekolah bersama orang tua dan komite sekolah.

Tiga meja saji yang disediakan sekolah dipenuhi siswa yang antre dengan rapi sesuai kelas masing-masing. 

img_title Waspada Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Sekolah di Kota Serang Terapkan PJJ

Mereka berdiri di sisi kanan dan kiri meja, menunjukkan nilai positif saling menghargai satu sama lain. 

Guru kelas pun turut mendampingi untuk memastikan suasana tertib.

img_title Cegah Pergaulan Bebas dan Krisis Mental di Era Digital, Pemkot Tangsel Dorong Literasi dan Moral Remaja

Alfarizi, siswa kelas 1B, mengaku senang dengan makan siang gratis tersebut. 

“Iya, saya senang bisa mendapat Makan Bergizi Gratis ini. Makanannya juga masih hangat, enak, dan kebetulan saya baru selesai olahraga, jadi makannya habis,” katanya.

Tak hanya Alfarizi, sejumlah siswa lain tampak menikmati hidangan di aula sekolah. 

Bahkan beberapa di antaranya bercanda ingin menambah porsi. 

Seusai makan, para siswa sigap mengumpulkan tempat makan di lokasi yang sudah disediakan. Ada juga yang berinisiatif mencucinya sendiri.

Dalam uji coba ini, pihak sekolah menyediakan tempat makan, sementara siswa hanya diminta membawa sendok dan garpu.

Selain pemenuhan gizi, program ini sekaligus menjadi media pembentukan karakter.

Chairman Mubarok Institute, Fadhil As Mubarok, menilai program MBG bisa menanamkan perilaku positif sejak dini. 

“Dalam program MBG sejatinya kita juga menanamkan pendidikan karakter kepada para siswa. Mulai dari berdoa sebelum makan, menjaga kebersihan, menghormati orang lain saat antre, hingga tanggung jawab membersihkan peralatan makan,” ujarnya.

Fadhil menambahkan, kesetaraan menu yang disajikan juga mampu membangun rasa percaya diri dan sikap sederhana pada anak-anak. 

Dengan begitu, dapur sekolah bukan hanya menghadirkan makanan sehat, tapi juga mendidik karakter generasi muda.