Berusia 1 Tahun, Injourney Airports Targetkan Raih Bintang 5 Skytrax
- Sherly/viva
VIVA Banten - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memasuki usia 1 tahun, setelah lahir dari penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi pun menargetkan, status bintang 5 dalam penghargaan bergengsi yakni, Skytrax World Airport Award.
"Angkasa Pura Indonesia setelah mendapatkan bintang 4 dari Asosiasi Skytrack Dunia di 2024, kami mentargetkan tahun kemudian menjadi bintang 5," katanya.
Untuk mencapai hal tersebut, pihaknya terus melakukan sejumlah inovasi layanan hingga beutifikasi di terminal-terminal. Salah satunya di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Di mana, InJourney menjadikan bandara-bandara bisa menciptakan nilai tambah (value creation) bagi semua.
"Selain memberikan pelayanan terbaik, InJourney Airports juga mendorong agar bandara tidak hanya sebagai tempat naik-turun dari pesawat saja, tetapi juga dapat menciptakan nilai tambah dalam aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan," ujarnya.
Komitmen dalam menciptakan nilai tambah salah satunya ditunjukkan melalui inisiatif InJourney Airports Alam Lestari untuk menanam 1 juta pohon di 30 bandara yang tersebar di wilayah barat, tengah dan timur Indonesia.
Inisiatif ini juga turut didukung mitra InJourney Airports yang ikut serta berkontribusi menanam pohon di bandara-bandara.
"Kami meluncurkan program penanaman 1 juta pohon di bandara-bandara yang juga mencerminkan tekad InJourney Airports untuk selalu menyertakan nilai lingkungan dalam mencapai visi menjadi operator bandara berkelas dunia yang menghubungkan traveler global dengan keramahan khas Indonesia," ungkapnya.