Makna Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke-80, Apakah Simbol Petualangan atau Ancaman Bangsa?
- X @RidhaIntifadha
VIVA BANTEN – Menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, jagat maya diramaikan oleh video pengibaran bendera bajak laut dari anime One Piece. Bendera bergambar tengkorak bertopi jerami itu muncul di kendaraan hingga fasilitas umum. Fenomena ini langsung mendapat sorotan dari DPR dan lembaga intelijen.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut maraknya pengibaran simbol fiksi tersebut bisa menjadi bagian dari upaya memecah belah bangsa.
Ia menyatakan telah menerima laporan dari beberapa lembaga pengamanan terkait potensi ancaman tersebut.
“Kita mendapat masukan dari intelijen, ada indikasi upaya memecah persatuan bangsa lewat simbol-simbol tertentu,” ujar Dasco dikutip Sabtu, 2 Agustus 2025.
Namun publik justru bertanya-tanya, apa sebenarnya arti dari bendera One Piece yang ramai dikibarkan?
Simbol Fiksi: Tengkorak Bertopi Jerami
Bendera kontroversial itu dikenal sebagai Jolly Roger milik Bajak Laut Topi Jerami, kelompok utama dalam serial anime One Piece. Tokoh utamanya, Monkey D. Luffy, adalah pemimpin kelompok tersebut.
Logo tersebut menampilkan tengkorak kartun tersenyum yang memakai topi jerami jingga berpita merah ciri khas Luffy. Simbol ini muncul pertama kali dalam manga One Piece saat karakter Zoro bergabung dalam kru.
Uniknya, karena Luffy tidak pandai menggambar, Usopp anggota lain dalam kru yang mendesain lambang tersebut. Gambar tengkorak itu dibuat sederhana dengan elemen geometris: mata bulat, gigi besar, dan senyum lebar.
Simbol ini dicetak di layar kapal mereka dan menjadi identitas visual utama kelompok Bajak Laut Topi Jerami.
Arti Simbol: Petualangan dan Keadilan, Bukan Kekerasan
Menurut laman Logo World, simbol Jolly Roger versi One Piece tidak merepresentasikan kekerasan seperti bendera bajak laut pada umumnya. Sebaliknya, ia menggambarkan semangat petualangan, kebebasan, solidaritas, dan perlawanan terhadap tirani.
Dalam cerita, para tokoh utama justru membela kaum tertindas dan menentang ketidakadilan. Meski disebut bajak laut, mereka bukan perampok laut biasa, melainkan pejuang mimpi yang menolak tunduk pada sistem yang korup.
Simbol ini pun lebih bersifat naratif dan inspiratif ketimbang politis. Tidak ada pesan ideologis di balik pengibarannya, melainkan semangat perlawanan terhadap ketidakadilan tema utama dalam serial One Piece.